BerandaRadar Berita IndonesiaPEMERINTAHBatang Arau Dibersihkan Besar-besaran, Pemko Padang Siapkan Wajah Baru Wisata Heritage untuk...

Batang Arau Dibersihkan Besar-besaran, Pemko Padang Siapkan Wajah Baru Wisata Heritage untuk HJK ke-357

Radar Berita Indonesia – Menyambut Hari Jadi Kota (HJK) Padang ke-357, Pemerintah Kota (Pemko) Padang terus mempercepat penataan kawasan wisata heritage Sungai Batang Arau melalui kolaborasi dengan Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera V Padang.

Upaya tersebut diwujudkan dengan pengerukan sedimentasi sungai dan pembongkaran bangkai kapal yang selama ini menghambat alur pelayaran serta mengurangi estetika kawasan cagar budaya maritim tersebut.

Program penataan ini melibatkan berbagai pihak, di antaranya Kelurahan Batang Arau, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Padang, serta BWS Sumatera V Padang.

Sinergi tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam menghadirkan kawasan Batang Arau yang lebih tertata, aman, dan nyaman bagi masyarakat maupun wisatawan.

Kepala Dinas PUPR Kota Padang, Malvi Hendri, menjelaskan bahwa pengerukan sedimentasi dilakukan sebagai langkah mengatasi pendangkalan sungai yang berpotensi menghambat aliran air dan meningkatkan risiko banjir, terutama saat pasang air laut.

Selain itu, kegiatan tersebut juga bertujuan mendukung kelancaran pelaksanaan Festival Selaju Sampan yang menjadi salah satu agenda utama dalam rangkaian perayaan HJK Kota Padang ke-357.

Menurut Malvi, pengerukan ditargetkan menjangkau alur sungai sepanjang kurang lebih 280 meter. Hingga akhir Juli 2026, pekerjaan telah mencapai sekitar 150 meter yang meliputi kawasan sekitar Jembatan Siti Nurbaya hingga Seberang Palinggam, yang selama ini menjadi titik dengan tingkat sedimentasi cukup tinggi.

Dalam pelaksanaannya, BWS Sumatera V Padang mengerahkan dua unit excavator, masing-masing jenis amfibi dan long arm, untuk mengangkat material sedimentasi dari dasar sungai.

Sementara itu, Dinas PUPR Kota Padang mendukung pekerjaan tersebut dengan satu unit excavator standar serta 10 unit dump truck yang bertugas mengangkut material hasil pengerukan menuju lokasi pembuangan (disposal) yang telah ditentukan.

Selain mengatasi sedimentasi, Pemko Padang juga melakukan penataan alur sungai melalui pembongkaran bangkai kapal yang telah lama terbengkalai di kawasan Batang Arau.

Keberadaan bangkai kapal tersebut dinilai mengganggu navigasi sungai dan berpotensi membahayakan peserta Festival Selaju Sampan maupun aktivitas transportasi air lainnya.

Lurah Batang Arau, Khosyi Mudhoffar, mengungkapkan bahwa terdapat empat unit bangkai kapal yang menjadi prioritas untuk dibongkar. Proses pembongkaran berlangsung sejak 15 Juli dan dijadwalkan selesai pada 4 Agustus 2026.

Ia menegaskan, seluruh proses dilakukan secara humanis dengan mengedepankan komunikasi dan pendekatan persuasif kepada para pemilik kapal.

Pemerintah juga melakukan mediasi secara kekeluargaan serta melengkapi seluruh administrasi melalui surat pernyataan bersama sebelum pelaksanaan pembongkaran.

“Alhamdulillah, seluruh proses berjalan dengan lancar. Pendekatan persuasif menjadi kunci sehingga tidak menimbulkan konflik di lapangan,” ujarnya.

Sementara itu, Camat Padang Selatan, Wilman Muchtar, berharap penataan kawasan Batang Arau tidak hanya memberikan dampak positif dalam menyukseskan rangkaian Hari Jadi Kota Padang ke-357, tetapi juga menjadi langkah awal mengembalikan kejayaan kawasan tersebut sebagai destinasi wisata maritim dan heritage unggulan di Kota Padang.

Menurutnya, kawasan Batang Arau memiliki nilai sejarah dan budaya yang sangat penting sehingga perlu dijaga melalui penataan yang berkelanjutan. Dengan sungai yang lebih bersih, alur pelayaran yang aman, serta lingkungan yang tertata, kawasan tersebut diharapkan semakin menarik minat wisatawan sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar.

Melalui kolaborasi lintas instansi ini, Pemerintah Kota Padang optimistis kawasan Batang Arau akan tampil dengan wajah baru yang lebih bersih, indah, aman, dan representatif sebagai salah satu ikon wisata sejarah dan maritim Kota Padang, khususnya dalam menyambut peringatan Hari Jadi Kota Padang ke-357.

Sumber: Ade.
Editor: Dedi Prima Maha Rajo Dirajo.

Google News

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Must Read