Radar Berita Indonesia – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang membagikan sebanyak 11 ribu masker kepada masyarakat di sejumlah titik di Kota Padang.
Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya mengantisipasi dampak kabut asap sekaligus membantu melindungi kesehatan masyarakat dari paparan partikel udara.
Pembagian masker dilakukan di tiga lokasi, yakni Jalan Bypass tepatnya di depan Kantor Wali Kota Padang, Jalan A. Yani, serta kawasan Sawahan. Petugas membagikan masker secara langsung kepada masyarakat yang sedang beraktivitas maupun pengguna jalan di kawasan tersebut.
Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan Bencana BPBD Kota Padang, Deni Harzandi, mengatakan pembagian masker merupakan bagian dari langkah BPBD dalam meningkatkan perlindungan masyarakat di tengah kondisi udara yang terdampak kabut asap.
“Pembagian masker ini melibatkan Komunitas Siaga Bencana (KSB) Kota Padang, di antaranya KSB Padang Barat, KSB Padang Selatan, serta relawan bencana lainnya,” kata Deni.
Menurutnya, keterlibatan KSB dan relawan menjadi bagian penting dalam memperluas jangkauan pelayanan kepada masyarakat. Masker diberikan secara langsung kepada warga yang beraktivitas di sejumlah ruas jalan yang menjadi lokasi pembagian.
Deni menjelaskan, penggunaan masker di tengah kondisi udara yang kurang baik diharapkan dapat membantu mengurangi paparan partikel udara yang berpotensi mengganggu kesehatan.
“Langkah ini diharapkan dapat membantu mengurangi paparan partikel udara yang berpotensi mengganggu kesehatan, termasuk risiko Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA),” ujarnya.
Selain menyasar masyarakat umum, BPBD Kota Padang juga menyiapkan langkah perlindungan bagi kalangan pelajar. Pembagian masker selanjutnya akan diarahkan ke sejumlah lingkungan sekolah di Kota Padang.
Masker tersebut nantinya disalurkan ke sekolah-sekolah sebagai bagian dari upaya meningkatkan perlindungan terhadap siswa, khususnya ketika kondisi udara masih terdampak kabut asap.
BPBD Kota Padang mengimbau masyarakat agar tetap memperhatikan kondisi udara sebelum melakukan aktivitas di luar ruangan. Warga juga diminta menjaga kondisi kesehatan dan menggunakan masker ketika beraktivitas di luar rumah, terutama apabila kabut asap masih terasa.
Langkah pembagian masker ini menjadi salah satu bentuk respons pemerintah daerah dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat. Selain penanganan di lapangan, kewaspadaan masyarakat dinilai tetap penting untuk mengurangi potensi gangguan kesehatan akibat paparan udara yang kurang baik.
BPBD mengingatkan masyarakat untuk tidak mengabaikan kondisi kesehatan. Jika mengalami keluhan kesehatan yang berkaitan dengan paparan udara, masyarakat diharapkan segera mengambil langkah yang diperlukan dan mendapatkan pelayanan kesehatan. (Ade)


