Radar Berita Indonesia – Anggota DPRD Kota Padang dari Dapil Padang II, Kecamatan Kuranji, Erianto, melaksanakan reses masa sidang I Tahun 2026-2027 di Masjid Nurul Hidayah, RT 04/RW 03, Tui Kuranji, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, Minggu (6/9/2026) malam.
Reses tersebut menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai aspirasi, mulai dari kebutuhan fasilitas masjid, perbaikan jalan lingkungan, pendidikan anak dari keluarga kurang mampu, hingga persoalan arus air saat hujan deras.
Dalam kesempatan itu, Erianto menegaskan bahwa reses merupakan bagian dari tanggung jawab anggota DPRD untuk turun langsung menyerap aspirasi masyarakat. Setiap usulan, kata dia, akan dicatat dan menjadi bahan pembahasan sesuai mekanisme serta kemampuan anggaran daerah.
“Reses ini murni untuk menyerap aspirasi masyarakat. Semua usulan yang disampaikan nantinya akan dicatat dan dibahas di DPRD,” ujar Erianto.
Ia menyebut pembangunan fasilitas masjid dan perbaikan jalan lingkungan menjadi sejumlah aspirasi yang perlu mendapat perhatian. Namun, realisasinya tetap harus mempertimbangkan skala prioritas, aturan, dan kemampuan keuangan daerah.
Selain itu, Erianto membuka ruang bagi generasi muda untuk menyampaikan gagasan di bidang sosial, kesenian, dan kebudayaan yang dinilai bermanfaat bagi masyarakat.
Sementara itu, Sekretaris Kongsi Kematian Tui, Sepakat Armen, menyampaikan aspirasi terkait kondisi masyarakat kurang mampu, khususnya anak-anak yang membutuhkan dukungan untuk memenuhi perlengkapan sekolah.
“Masih banyak anak-anak yang kesulitan dalam membeli perlengkapan sekolah. Ini yang perlu kita pikirkan dan segera direalisasikan,” ujarnya.
Armen juga menyoroti kondisi lingkungan saat hujan deras. Menurutnya, arus air di sejumlah titik sekitar jalan lingkungan berpotensi menimbulkan persoalan dan perlu segera ditindaklanjuti, termasuk kondisi bagian pengaman lingkungan yang mulai mengalami kerusakan.
“Kalau hujan, di lingkungan kita ini, terutama di sekitar jalan, sudah banyak terjadi musibah akibat arus air. Ini perlu kita tindak lanjuti,” tuturnya.
Sementara itu, Lurah Kuranji, Syafrizal, mengapresiasi pelaksanaan reses tersebut. Ia menilai forum itu penting untuk memperkuat komunikasi antara masyarakat, pemerintah kelurahan, dan DPRD.
Syafrizal berharap berbagai aspirasi yang disampaikan warga dapat menjadi bahan pertimbangan dalam perencanaan pembangunan, dengan tetap mengedepankan skala prioritas dan ketentuan yang berlaku.
Ia juga mendorong sinergi antara pemerintah kelurahan, RT/RW, tokoh masyarakat, dan DPRD agar kebutuhan masyarakat dapat dikawal dan ditindaklanjuti secara bersama-sama.
Erianto menegaskan, aspirasi masyarakat tidak berhenti pada forum reses, tetapi akan dicatat dan diperjuangkan sesuai kewenangan, mekanisme, serta kemampuan anggaran pemerintah daerah.
“Mana yang urgent, itu yang perlu kita prioritaskan. Usulan masyarakat akan dicatat dan selanjutnya kita perjuangkan sesuai dengan mekanisme yang ada,” jelas Erianto.
Penulisan: Dedi Prima Maha Rajo Dirajo.


