BerandaINTERNASIONALMark Warner Menyoroti Biaya Perang Iran: Trump Bebani Rakyat AS Rp1.763 Triliun

Mark Warner Menyoroti Biaya Perang Iran: Trump Bebani Rakyat AS Rp1.763 Triliun

Radar Berita Indonesia – Senator Amerika Serikat (AS) dari Partai Demokrat, Mark Warner, melontarkan kritik tajam terhadap kebijakan Presiden AS Donald Trump terkait perang melawan Iran.

Mark Warner menyoroti besarnya biaya yang harus ditanggung masyarakat Amerika serta mempertanyakan strategi dan tujuan perang tersebut.

Mark Warner, yang mewakili negara bagian Virginia dan menjabat Wakil Ketua Komite Intelijen Senat AS, menyebut perang yang dilancarkan pemerintahan Trump telah membebani para wajib pajak Amerika hingga US$100 miliar, atau sekitar Rp1.763 triliun.

Pernyataan tersebut disampaikan Mark Warner melalui sebuah video yang diunggah ke media sosial X pada Senin (7/9/2026). Dalam keterangannya, ia menyebut perang tersebut sebagai “war of choice” atau perang pilihan yang menurutnya diluncurkan tanpa perencanaan dan strategi yang jelas.

“Perang pilihan melawan Iran yang dimulai Donald Trump telah membuat rakyat Amerika menanggung biayanya sebesar US$100 miliar,” kata Mark Warner dalam video tersebut, seperti dikutip dari Press TV dan Roya News, Selasa (8/9/2026).

Warner juga mengklaim biaya perang terus meningkat sekitar US$1 juta atau Rp17,6 miliar setiap dua menit. Menurut dia, besarnya pengeluaran tersebut berpotensi terus membengkak apabila tidak terdapat kemajuan dalam mencapai tujuan yang sebelumnya ditetapkan Trump.

“Jika Anda menyaksikan ini, satu jam setelah saya merekam ini, biayanya sudah bertambah US$30 juta lagi. Dan di mana posisi kita? Kita tidak mencapai kemajuan apa pun terkait tujuan-tujuan yang ditetapkan Trump untuk perang pilihan ini,” ujarnya.

Kritik Warner tidak hanya menyasar aspek keuangan. Ia juga mempertanyakan kesiapan pemerintahan Trump dalam menghadapi konsekuensi perang, termasuk dampaknya terhadap perekonomian dan energi domestik AS.

Menurut Warner, keterlibatan AS dalam perang tanpa persiapan dan strategi yang memadai dapat menimbulkan beban tambahan bagi masyarakat. Ia menyinggung kenaikan harga bahan bakar yang disebutnya ikut terdampak oleh terganggunya pasokan energi akibat konflik.

“Ingatlah, mulai dari harga bensin yang mencapai US$4 hingga harga solar yang melonjak ke rekor tertinggi. Inilah yang terjadi ketika Anda memulai perang pilihan tanpa rencana, tanpa strategi, tanpa sekutu, dan tanpa jalan keluar,” kata Warner.

Di akhir pernyataannya, Warner menyerukan masyarakat Amerika untuk menyuarakan penolakan terhadap pendekatan pemerintahan Trump dalam menangani konflik tersebut.

“Bangkitlah, bersuara, dan melawan,” tegasnya.

Kritik tersebut menambah sorotan terhadap kebijakan perang pemerintahan Trump, khususnya terkait besarnya konsekuensi finansial dan ekonomi yang harus ditanggung Amerika Serikat. (*)

Google News

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Must Read