BerandaRadar Berita IndonesiaUMUMRahmad Sukendar Dukung Pemberantasan Narkoba dan Korupsi, Reza Perkasa Pimpin Barisan Komando...

Rahmad Sukendar Dukung Pemberantasan Narkoba dan Korupsi, Reza Perkasa Pimpin Barisan Komando BPI KPNPA RI Sijunjung

spot_img
Radar Berita Indonesia – Ketua Umum Barisan Komando BPI KPNPA RI, Dr(c) TB Rahmad Sukendar, S.Sos., S.H., M.H., menegaskan dukungannya terhadap upaya pemberantasan peredaran narkotika dan tindak pidana korupsi di Indonesia, khususnya di wilayah Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat.

Rahmad Sukendar menyatakan, narkoba dan korupsi merupakan dua persoalan serius yang dapat merusak masa depan generasi muda, melemahkan integritas lembaga negara, serta merugikan masyarakat, bangsa, dan negara. Karena itu, upaya pemberantasannya membutuhkan komitmen kuat, penegakan hukum yang konsisten, dan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

Sejalan dengan komitmen tersebut, Barisan Komando BPI KPNPA RI menyatakan kesiapan mendukung upaya penegakan hukum yang profesional, transparan, dan berkeadilan, termasuk visi Polri dalam memberikan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat.

BACA JUGA  Grab Indonesia Tetapkan Padang Jadi Kota Masa Depan Berani Digital

“Pemberantasan narkoba dan korupsi harus menjadi komitmen bersama. Tidak boleh ada kompromi terhadap kejahatan yang terbukti merugikan masyarakat. Penegakan hukum harus dilakukan secara tegas, profesional, dan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan,” tegas Rahmad Sukendar.

Ucapkan Selamat kepada Reza Perkasa

Pada kesempatan tersebut, Rahmad Sukendar menyampaikan ucapan selamat kepada Reza Perkasa, yang akrab disapa Kas Pangeran, atas kepercayaan memimpin Barisan Komando BPI KPNPA RI Wilayah Sijunjung.

Rahmad Sukendar berpesan agar Reza menjalankan tugas organisasi secara bertanggung jawab, berpedoman pada regulasi yang berlaku, serta mengedepankan koordinasi dengan aparat penegak hukum dan pemerintah daerah.

BACA JUGA  Bareskrim Polri Panggil Artis Sandy Tumiwa, Gali Laporan Terkait Wayang

Menurutnya, keberadaan organisasi masyarakat harus memberikan kontribusi nyata dalam mendukung upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba serta korupsi, tanpa mengambil alih kewenangan aparat penegak hukum.

“Selamat kepada Reza Perkasa yang telah mengemban amanah sebagai Ketua Wilayah Sijunjung. Saya berharap ia bekerja sesuai aturan, menjaga integritas, dan membangun sinergi dengan seluruh pihak untuk mendukung pemberantasan narkoba dan korupsi,” ujar Rahmad Sukendar.

Pemberantasan Harus Menyentuh Jaringan Kejahatan

Rahmad Sukendar menilai, pemberantasan narkoba tidak cukup hanya dengan menangkap pelaku di lapangan. Aparat penegak hukum perlu mengungkap jaringan peredaran, menelusuri aliran dana hasil kejahatan, serta memproses pihak-pihak yang berdasarkan bukti terbukti terlibat atau melindungi aktivitas ilegal tersebut.

BACA JUGA  Kapolri Akhir Agustus Warga Jawa Timur Terima Hadiah Herd Immunity

Ia juga menekankan pentingnya pemberantasan korupsi yang dilakukan secara transparan, akuntabel, dan tidak tebang pilih. Menurutnya, penegakan hukum harus berjalan berdasarkan alat bukti dan prosedur yang sah, tanpa dipengaruhi jabatan, kekuasaan, maupun kepentingan tertentu.

“Kami berharap komitmen pemberantasan narkoba dan korupsi diwujudkan melalui tindakan nyata, bukan sekadar slogan atau kegiatan seremonial. Setiap dugaan tindak pidana harus ditindaklanjuti secara profesional dan setiap orang yang terbukti bersalah harus diproses sesuai hukum,” katanya.

Rahmad turut mengajak masyarakat untuk berperan aktif memberikan informasi kepada aparat penegak hukum apabila mengetahui dugaan peredaran narkoba atau tindak pidana korupsi. Ia mengingatkan bahwa informasi yang disampaikan harus akurat dan dapat dipertanggungjawabkan agar tidak menimbulkan fitnah maupun merugikan pihak yang belum terbukti bersalah.

Reza Perkasa Ajak Masyarakat Sijunjung Bergerak Bersama

Sementara itu, saat ditemui awak toBagoes.com di lokasi berbeda, Ketua Barisan Komando BPI KPNPA RI Wilayah Sijunjung, Reza Perkasa, yang akrab disapa Kas Pangeran, mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama mencegah dan memberantas peredaran narkoba serta tindak pidana korupsi.

BACA JUGA  Polisi Ungkap Pelaku Penempatan PMI Ilegal di Batam

Ia menilai, upaya tersebut membutuhkan keterlibatan orang tua, ninik mamak, bundo kanduang, tokoh masyarakat, pemerintah daerah, hingga pemerintahan nagari dan desa.

Menurut Reza, keluarga dan lingkungan masyarakat memiliki peran penting dalam memberikan pemahaman mengenai bahaya narkoba, terutama kepada generasi muda. Sementara itu, pengawasan terhadap dugaan tindak pidana korupsi perlu diperkuat melalui partisipasi publik dan penyampaian informasi kepada pihak berwenang.

“Kita harus bergerak bersama. Peran orang tua, ninik mamak, bundo kanduang, tokoh masyarakat, pemerintah daerah, hingga pemerintahan nagari sangat penting dalam memberikan pemahaman tentang bahaya narkoba dan mendorong masyarakat ikut mengawasi penyelenggaraan pemerintahan,” ujar Reza.

BACA JUGA  Jelang PORPROV, Ketua KONI Padang Tegaskan: Kejar Prestasi, Jangan Korbankan Integritas

Ia menegaskan, Barisan Komando BPI KPNPA RI Wilayah Sijunjung siap membangun koordinasi dengan aparat penegak hukum dan unsur pemerintahan terkait guna mendukung pencegahan serta pemberantasan kejahatan sesuai kewenangan masing-masing.

Reza juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu menyampaikan informasi yang relevan kepada pihak berwenang, dengan tetap mengutamakan bukti, menjaga kerahasiaan informasi yang diperlukan, dan tidak melakukan tindakan main hakim sendiri.

Melalui sinergi antara masyarakat, organisasi, pemerintah daerah, dan aparat penegak hukum, upaya pemberantasan narkoba dan korupsi di Kabupaten Sijunjung diharapkan dapat berjalan lebih efektif demi melindungi masyarakat, menjaga integritas pemerintahan, serta menyelamatkan generasi muda. (*)

Google News

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Must Read