Beranda INFO POLRI Bareskrim Polri Panggil Artis Sandy Tumiwa, Gali Laporan Terkait Wayang

Bareskrim Polri Panggil Artis Sandy Tumiwa, Gali Laporan Terkait Wayang

Jakarta, Radar BI | Bareskrim Polri memanggil artis Sandy Tumiwa untuk dimintai keterangannya terkait laporan yang dilayangkannya terhadap Ustaz Khalid Basalamah tentang kontroversi wayang.

Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes. Pol. Gatot Repli Handoko menyebutkan, pemeriksaan Sandy Tumiwa sebagai pelapor dijadwalkan siang ini.

“Terkait dengan laporan dari Sandy Tumiwa, dapat disampaikan bahwa sampai saat ini kasus sudah dalam penyelidikan, dan rencananya pada hari Rabu (9/3/2022) Sandy Tumiwa akan datang ke penyidik Bareskrim untuk dimintai keterangan,” kata Gatot dalam konferensi pers di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (9/3/2022).

BACA JUGA  Bareskrim Polri Tetapkan 4 Tersangka Kasus Investasi Bodong Alat Kesehatan Rp 1,3 T
BACA JUGA  Jalur Ciawi Menuju Puncak Bogor Macet Parah, Pengendara Terjebak Selama 12 Jam di Jalan

Gatot menjelaskan, permintaan keterangan terhadap Sandy Tumiwa dalam bentuk interview berita acara wawancara sebagai pelapor. Kasus yang dilaporkan Sandy Tumiwa ditangani Dittipidum Bareskrim Polri.

“Penyelidikan oleh Pidum (pidana umum),” ujarnya.

Sebelumnya, Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Ahmad Ramadhan mengatakan, artis Sandy Tumiwa (ST) melaporkan Ustaz Khalid Basalamah (KH) ke Bareskrim Polri terkait dugaan tindak pidana ujaran kebencian bermuatan SARA tentang wayang.

BACA JUGA  Delfian, SH Ketua DPC BAI Kota Langsa Siap Bersinergi Antar Aparat Penegak Hukum
BACA JUGA  Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak di Kupang, Pelaku dan Saksi Diperiksa Pakai Alat Tes Kebohongan

Ahmad menyebutkan, laporan tersebut tercatat dengan nomor polisi LP/B/0069/II/2022/SPKT/BARESKRIM tanggal 17 Februari 2022.

“Bahwa Bareskrim Polri telah menerima laporan dari ST dengan laporan polisi nomor LP/B/0069/II/2022/SPKT/BARESKRIM tanggal 17 Februari 2022,” kata Ahmad saat dikonfirmasi, Jumat (18/2/2022).

Laporan tersebut terkait peristiwa tindak pidana ujaran kebencian dan/atau kejahatan tentang penghapusan diskriminasi ras dan etnis sebagaimana dimaksud dalam Pasal 14 KUHP dan/atau Pasal 15 KUHP, Pasal 16 Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2008 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis, Pasal 156 KUHP.

BACA JUGA  Bareskrim Polri Resmi Terima Laporan Dugaan Ujaran Kebencian Ferdinand Hutahaean
BACA JUGA  Ungkap Pencucian Uang Kejahatan Narkoba, Bareskrim Polri Sita Rp.338 Miliar

Sumber: Divisi Humas Polri.

Facebook Comments

Artikel sebelumyaPatroli Kapal Ditpolair Jambi Cegah Penyelundupan CPO Ilegal atau Minyak Goreng ke Luar Negeri
Artikel berikutnyaKerugian 14 Korban Binomo Crazy Rich Indra Kenz Ditafsir Capai Rp 25,6 Miliar