Beranda INFO POLRI Kapolda NTT Bentuk Tim Terpadu Ungkap Kasus Penemuan Jenazah Ibu dan Bayi...

Kapolda NTT Bentuk Tim Terpadu Ungkap Kasus Penemuan Jenazah Ibu dan Bayi di Kupang

0
407
Radar BI, Kupang | Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur Irjen. Pol. Drs. H. Lotharia Latif, S.H., M.Hum membentuk Tim Terpadu untuk mengungkap kasus penemuan jenazah seorang wanita dan bayi yang terkubur di lokasi proyek galian pipa sistem penyediaan Air Minum (SPAM) di Kecamatan Alak, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur.

Kapolda NTT mengatakan, bahwa kasus ini masih terus dalam penyelidikan tetapi dia mengatakan bersama Ditreskrimum Polda sudah membentuk Tim Terpadu, Jumat (12/11/21).

“Kasus ini juga menjadi antensi saya, dan saya sudah bentuk Tim Terpadu untuk mengungkap kasus ini,” ujarnya Kapolda.

BACA JUGA  10 Tersangka Khilafatul Muslimin Segera Disidang
BACA JUGA  Baznas Padang dan Maybank Syariah Santuni 125 Anak Yatim dalam Buka Puasa Bersama

Jenderal Bintang Dua ini mengatakan bahwa kasus tersebut merupakan kasus yang harus segera diungkap, tidak hanya oleh Polda NTT tetapi juga dengan Polres terkait.

Bukti-bukti tambah dia sudah dikumpulkan dan dia berharap agar tidak ada kejahatan yang sempurna dalam kasus itu.

“Tetapi menurut saya pasti akan terungkap, yang penting kita bisa menyelidikinya dengan sungguh-sungguh dan dengan metode scientific investigation (investigasi dengan menggunakan ilmu pengetahuan),” tambahnya.

BACA JUGA  Zulkifli Hasan Kirim 1.200 Ton Minyak Goreng ke Indonesia Timur Pakai Tol Laut
BACA JUGA  PPKM Darurat, Jalur Tikus Menuju Jakarta Tetap Dijaga

Sementara itu, Kapolsek Alak Kompol. Tatang Panjaitan mengatakan mengaku bahwa sampai saat ini pihaknya masih sulit mengungkap identitas dari jenazah wanita dan bayi yang diduga ibu dan anak yang ditemukan terbungkus plastik tersebut.

Tatang mengaku kondisi tubuh kedua jenazah yang sudah rusak membuat pihak kepolisian sulit mengidentifikasi apalagi mengambil sidik jari dari kedua korban.

Tatang juga menambahkan dalam mengembangkan kasus ini, sekurang – kurangnya empat laporan yang berkaitan dengan orang hilang dan belum kembali ke rumah sudah diterima oleh mereka.

BACA JUGA  Jokowi Boyong Sepatu Baru Kets Khas Tenun Bali
BACA JUGA  Seorang Pria Selingkuh Dengan Mertua di Serang

“Tetapi kita masih cek dan dalami lagi empat informasi orang hilang itu,” jelasnya.

Untuk saat ini pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan sampel deoxyribonucleic acid (DNA) dari kedua jenazah tersebut, pungkasnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini