Beranda INFO POLRI Kapolda NTT Bentuk Tim Terpadu Ungkap Kasus Penemuan Jenazah Ibu dan Bayi...

Kapolda NTT Bentuk Tim Terpadu Ungkap Kasus Penemuan Jenazah Ibu dan Bayi di Kupang

0
407
Radar BI, Kupang | Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur Irjen. Pol. Drs. H. Lotharia Latif, S.H., M.Hum membentuk Tim Terpadu untuk mengungkap kasus penemuan jenazah seorang wanita dan bayi yang terkubur di lokasi proyek galian pipa sistem penyediaan Air Minum (SPAM) di Kecamatan Alak, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur.

Kapolda NTT mengatakan, bahwa kasus ini masih terus dalam penyelidikan tetapi dia mengatakan bersama Ditreskrimum Polda sudah membentuk Tim Terpadu, Jumat (12/11/21).

“Kasus ini juga menjadi antensi saya, dan saya sudah bentuk Tim Terpadu untuk mengungkap kasus ini,” ujarnya Kapolda.

BACA JUGA  Persiapan MotoGP, Mantan Panglima TNI Marsekal (Purn) Hadi Tjahjanto Tinjau Sirkuit Mandalika
BACA JUGA  Polri Periksa Ketum PSSI Terkait Tragedi Kanjuruhan

Jenderal Bintang Dua ini mengatakan bahwa kasus tersebut merupakan kasus yang harus segera diungkap, tidak hanya oleh Polda NTT tetapi juga dengan Polres terkait.

Bukti-bukti tambah dia sudah dikumpulkan dan dia berharap agar tidak ada kejahatan yang sempurna dalam kasus itu.

“Tetapi menurut saya pasti akan terungkap, yang penting kita bisa menyelidikinya dengan sungguh-sungguh dan dengan metode scientific investigation (investigasi dengan menggunakan ilmu pengetahuan),” tambahnya.

BACA JUGA  Utang Pemerintah Tembus Rp.8.338 per April 2024
BACA JUGA  Pemko Padang Kembali Gelar Festival Muaro di Kawasan Kota Tua

Sementara itu, Kapolsek Alak Kompol. Tatang Panjaitan mengatakan mengaku bahwa sampai saat ini pihaknya masih sulit mengungkap identitas dari jenazah wanita dan bayi yang diduga ibu dan anak yang ditemukan terbungkus plastik tersebut.

Tatang mengaku kondisi tubuh kedua jenazah yang sudah rusak membuat pihak kepolisian sulit mengidentifikasi apalagi mengambil sidik jari dari kedua korban.

Tatang juga menambahkan dalam mengembangkan kasus ini, sekurang – kurangnya empat laporan yang berkaitan dengan orang hilang dan belum kembali ke rumah sudah diterima oleh mereka.

BACA JUGA  Kejagung Tetapkan Nadiem Makarim Tersangka Korupsi Laptop Chromebook
BACA JUGA  Polisi Ringkus 7 Debt Collector Resahkan Warga

“Tetapi kita masih cek dan dalami lagi empat informasi orang hilang itu,” jelasnya.

Untuk saat ini pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan sampel deoxyribonucleic acid (DNA) dari kedua jenazah tersebut, pungkasnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini