Bareskrim Polri Blokir Dana Rekening ACT dan Amankan Dana Senilai Rp. 8 Miliar

Ilustrasi.
Jakarta, Radar BI | Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri melakukan pemblokiran sejumlah dana yang tersisa di rekening Yayasan Aksi Cepat Tanggap (ACT). Total uang yang diamankan sebesar Rp. 8 miliar.

Data terbaru penyidik berhasil mengamankan blokir sejumlah dana yang tersisa sebesar Rp 3 miliar di beberapa rekening yayasan ACT.

Selain itu, ditemukan dana sebesar Rp. 5 miliar yang juga akan dilakukan pemblokiran, jelas Kabag Penum Divisi Humas Polri, Kombes. Pol. Nurul Azizah dalam konferensi pers, pada hari Selasa (2/8/2022).

BACA JUGA  Bareskrim Polri Tetapkan 10 Tersangka Kasus Mafia Tanah di Cakung
BACA JUGA  Bareskrim Polri Telusuri Aliran Aset Indra Kenz Lewat Kekasih dan Calon Mertua

 

Diberitakan sebelumnya, Penyidik Bareskrim Polri menetapkan empat orang sebagai tersangka kasus dugaan penyelewengan dana kemanusiaan. Dan dana bantuan korban jatuhnya pesawat Lion Air yang dikelola oleh yayasan Aksi Cepat Tanggap (ACT).

Telah diamankan oleh pihak kepolisian empat tersangka tersebut di antaranya adalah: Ahyudin selaku pendiri dan mantan ketua ACT, Ibnu Khajar selaku ketua ACR, Hariyana Hermain selaku Senior Vice President dan Anggota Dewan Presidium ACT, dan Novariadi Imam Akbari selaku Sekretaris ACT.

BACA JUGA  Babinkantibmas Kelurahan Bergam Aiptu. GMP. Nanggolan: Siskamling Jaga Silaturahmi dan Perkuat Hubungan Antar Masyarakat
BACA JUGA  Pemuda di Kota Medan Tewas Ditembus Peluru Saat Balap Liar, Polisi Buru Pelakunya

 

“Empat orang yang disebutkan tadi pada pukul 15.50 WIB, telah ditetapkan sebagai tersangka,” jelas Wakil Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri, Kombes. Pol. Helfi Assegaf kepada awak media, Senin (25/7/2022).

Sumber: Divisi Humas Polri.

Facebook Comments

Artikel sebelumyaTerkait Aliran Dana ACT, Bareskrim Polri Periksa Ketua Koperasi Syariah 212
Artikel berikutnyaDensus 88 Antiteror Polri Tangkap Satu Terduga Teroris Jaringan Jamaah Islamiyah di Magetan Jatim