Beranda INFO POLRI Berantas Premanisme dan Pungli, Polda Sumut Amankan 75 Orang

Berantas Premanisme dan Pungli, Polda Sumut Amankan 75 Orang

Pungli
Polda Sumut bersama dengan Polres jajaran se-Sumut merespons cepat instruksi Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si untuk memberantas premanisme dan pungutan liar (pungli) yang meresahkan masyarakat. Total 75 orang pelaku premanisme dan pungli di sejumlah daerah di Sumut ditangkap.

Kabid Humas Polda Sumut Kombes. Pol. Hadi Wahyudi mengatakan, tim gabungan Ditreskrimum, Sabhara dan Polda Sumut berhasil mengamankan sembilan orang pelaku premanisme dan pungli.

Selanjutnya Polres Labuhanbatu mengamankan 16 orang, dan Polres Padangsidimpuan sebanyak satu orang.

“Polres Belawan mengamankan 11 orang, Polres Serdangbedagai mengamankan 19 orang.

Polres Asahan mengamankan enam orang, Polres Tebingtinggi dua orang, Polres Dairi dua orang.

Polres Toba dua orang, Polres Sibolga dua orang dan Polres Nias mengamankan lima orang,” kata Kabid Humas Polda Sumut, Minggu (13/6/2021).

BACA JUGA  Polda Sumut Blokir 39.840 Nomor Seluler Ngeprank Call Center 110

Kabid Humas Polda Sumut menuturkan, puluhan orang yang diamankan tersebut tertangkap tangan melakukan tindakan premanisme dan pungli. Selanjutnya, mereka diamankan untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

“Ada 55 titik yang menjadi sasaran Operasi Premanisme dan Pungli. Dari puluhan orang yang diamankan dilakukan pembinaan dan sidik,” katanya.

BACA JUGA  Kapolri Instruksikan Seluruh Polda Berantas Aksi Premanisme yang Meresahkan Masyarakat

Kabid Humas Polda Sumut mengungkapkan, Polda Sumut tidak memberikan ruang sedikitpun bagi oknum-oknum masyarakat yang melakukan aksi premanisme.

Kemudian, diminta kepada para kapolres jajaran Polda Sumut untuk merilis setiap penangkapan preman. Hal itu bertujuan untuk memberangus dan membuat efek jera para preman.

“Negara tidak boleh kalah dengan aksi premanisme,” ucapnya.

Hadi juga mengimbau kepada masyarakat untuk memanfaatkan hotline layanan 110 ketika mendapatkan aksi premanisme. Menurutnya, layanan itu akan tersedia 24 jam bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan dari kepolisian.

BACA JUGA  Polda Sumut Kirim Berkas Perkara Tersangka Mantan Bupati Labusel Tahap I ke Jaksa

“Masyarakat tidak perlu khawatir dengan aksi premanisme. Kepolisian kini memiliki aplikasi Dumas Presisi dan layanan Hotline 110. Kami akan memberikan bantuan yang maksimal kepada warga Sumut,” ujarnya. (bb/bq/hy)

Facebook Comments