Beranda INFO POLRI Dijuluki Ratu Tipu Investasi, Wanita Cantik Ini Raup Keuntungan Hingga Rp.48 Milliar

Dijuluki Ratu Tipu Investasi, Wanita Cantik Ini Raup Keuntungan Hingga Rp.48 Milliar

Investasi
Seakan tidak ada kapoknya karena sudah keluar masuk penjara, dijuliki ratu tipu investasi seorang wanita cantik berinsial LY raup keuntungan hingga Rp.48 Miliar. LY warga Jalan Pacar Keling, Kota Surabaya untuk kesekian kalinya harus berurusan dengan polisi.

LY ditangkap karena kembali terlibat penipuan dengan korban kali ini bernama Liano Setyo, warga Laksarsantri, Kota Surabaya, Provinsi Jawa Timur.

Karena sudah bolak-balik berusan dengan pihak kepolisaan dengan kasus serupa, maka tak mengherankan kalau LY mendapat julukan Ratu Tipu Investasi Bodong.

BACA JUGA  Motivasi Satgas Madago Raya, Panglima TNI dan Kapolri Pastikan Negara Tak Akan Kalah dari Teroris

“Tersangka LY sudah tiga kali keluar masuk penjara. Semuanya kasus penipuan,” imbuh Kabid Humas Polda Jatim Kombes. Pol. Gatot Repli Handoko, Jumat (7/5/2021).

Berdasarkan catatan kepolisian, Kabid Humas Polda Jatim menyebutkan, LY pernah ditangkap dalam kasus yang sama pada 2005, 2006 dan 2011. Kali ini ia kembali ditangkap untuk kasus serupa.

Adalah Liana Setyo yang melaporkan LY lantaran sudah tertipu investasi pembebasan lahan di wilayah Osowilangun, Surabaya. Kerugian korban yang dilaporkan mencapai Rp.48 miliar.

BACA JUGA  Polda Jambi Tangkap 3 Pelaku Pemodal Pembalakan Liar di Hutan Nasional Bebak

“Korban diberi cek kosong,” ungkap Kombes. Pol. Gatot Repli Handoko.

Selain itu, Kombes. Pol. Gatot Repli Handoko juga menjelaskan pelaku mengiming-imingi korban dengan keuntungan cukup besar. Korban pun akhirnya tergiur lalu memberikan pinjaman uang beberapa kali dengan total Rp.48 miliar.

“Ternyata lahan yang diceritakan kepada korbannya adalah lahan milik orang lain,” terang dia.

Dari tangan pelaku, lanjut Kombes. Pol. Gatot Repli Handoko, polisi mengamankan berbagai barang bukti barang mewah, di antaranya mobil merek Toyota Fortuner VRZ tahun 2020, empat Mercedes Benz, tiga mobil pikap, jam tangan Rolex, Franck Muller, tiga cincin Natural Blue Saphire, dan uang tunai sebesar Rp 100 juta.

BACA JUGA  2 Pekan Gelar Operasi Singgalang 2021, Polda Sumbar Bongkar 45 Kasus Curanmor

Melansir dari Kompas.com, Sabtu (08/05/2021), penyidik juga mengamankan tujuh lembar cek Bank BCA dan tujuh lembar surat keterangan penolakan dari BCA Cabang Kusuma Bangsa.

Lebih lanjut Kombes. Pol. Gatot Repli Handoko mengungkapkan, kali ini LY harus merasakan penjara keempat kalinya.

LY dijerat pasal berlapis dari 378 KUHP dan atau 372 KUHP dan atau Pasal 3, Pasal 4, Pasal 5 UU RI Nomor 8 Tahun 2010 tentang Tindak Pidana Penipuan dan atau Penggelapan dan atau Pencucian Uang (TPPU) dengan ancaman pidana paling lama 20 tahun.

BACA JUGA  Bareskrim Polri Ungkap Penipuan Investasi Obligasi, Kerugian Mencapai Rp.39 M

“Kami kenakan pasal TPPU sehingga kami dapat mengembalikan aset kerugian pada pelapor,” tegas.

Facebook Comments