Radar Berita Indonesia – Kecelakaan beruntun melibatkan enam kendaraan terjadi di Jalan Raya Padang-Indarung, tepatnya di dekat Gerbang Masjid Darussalam, Kelurahan Padang Besi, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, Minggu (10/5/2026) pagi.
Peristiwa tragis tersebut menyebabkan empat orang meninggal dunia dan sepuluh lainnya mengalami luka-luka.
Direktur Lalu Lintas Polda Sumatera Barat, Kombes Pol H.M. Reza Chairul Akbar Sidiq, menjelaskan bahwa kecelakaan bermula saat sebuah truk Hino bernomor polisi BM 9936 KU melaju dari arah Simpang SPN menuju Simpang Gadut.
Sesampainya di lokasi kejadian, truk diduga mengalami hilang kendali sehingga menabrak kendaraan yang berada di depannya.
“Truck Hino BM 9936 KU menabrak Toyota Rush yang berada di depan, lalu kendaraan tersebut terdorong hingga menghantam kendaraan lain,” ujar Kombes Pol Reza Chairul Akbar Sidiq.
Benturan keras menyebabkan tabrakan beruntun yang melibatkan sejumlah kendaraan lain. Setelah menabrak Toyota Rush, truk Hino tersebut kembali menghantam Mitsubishi Pajero dan Toyota Kijang Super.
Akibatnya, beberapa kendaraan mengalami kerusakan berat, terutama Toyota Rush dan Toyota Kijang Super yang ringsek parah di bagian bodi depan dan samping.
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara sementara, kondisi jalan di lokasi kecelakaan diketahui sedikit menikung dengan permukaan aspal yang mengalami kerusakan di beberapa titik.
Selain itu, petugas juga tidak menemukan marka jalan maupun rambu lalu lintas di sekitar lokasi kejadian.
Dirlantas Polda Sumbar menyebutkan, empat korban meninggal dunia merupakan pengemudi dan penumpang Toyota Rush B 2881 KYU. Para korban masing-masing bernama Arif Candra Effendi (40), Jhon Effendi (64), Efrialita (57), dan Delfawati (61).
Sebagian korban sempat mendapatkan penanganan medis di rumah sakit sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia akibat luka serius yang dialami.
Selain korban meninggal dunia, sebanyak sepuluh orang lainnya mengalami luka ringan hingga luka sedang. Para korban langsung dievakuasi dan mendapatkan perawatan medis di Semen Padang Hospital serta beberapa rumah sakit lainnya di Kota Padang.
Petugas kepolisian bersama tim evakuasi bergerak cepat melakukan penanganan di lokasi kejadian guna mengurai kemacetan dan mengevakuasi kendaraan yang terlibat kecelakaan.
Polisi juga telah mengamankan sejumlah barang bukti serta meminta keterangan dari saksi-saksi yang berada di sekitar lokasi saat kejadian berlangsung.
“Kasus kecelakaan ini masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut oleh Satlantas Polresta Padang dan Ditlantas Polda Sumbar,” kata Kombes Pol Reza.
Akibat kecelakaan tersebut, kerugian materi diperkirakan mencapai Rp450 juta. Pihak kepolisian mengimbau seluruh pengendara agar selalu memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan layak jalan sebelum digunakan, terutama saat melintasi jalur padat dan rawan kecelakaan.
Peristiwa ini juga menjadi perhatian masyarakat karena lokasi kecelakaan dikenal sebagai jalur ramai yang sering dilalui kendaraan besar dan angkutan barang menuju kawasan industri Indarung dan sekitarnya.


