BerandaINFO TNIDandim 0306/50 Kota Fasilitasi Keberangkatan Balita Penderita Leukimia AML ke RS Kanker...

Dandim 0306/50 Kota Fasilitasi Keberangkatan Balita Penderita Leukimia AML ke RS Kanker Dharmais Jakarta

Radar Berita Indonesia – Kepedulian terhadap masyarakat yang tengah menghadapi cobaan berat kembali ditunjukkan Komandan Kodim (Dandim) 0306/50 Kota, Letkol Inf Ucok Namara, S.I.P.

Dandim 0306/50 Kota tersebut memfasilitasi keberangkatan balita penderita Leukimia AML, Gusti Arsya, yang baru berusia 1 tahun 8 bulan, untuk menjalani pengobatan lanjutan di Rumah Sakit Kanker Dharmais.

Langkah tersebut menjadi bentuk nyata kepedulian sosial terhadap keluarga Gusti yang tengah berjuang demi kesembuhan sang buah hati.

Kondisi Gusti yang harus menjalani pengobatan intensif membuat keluarga membutuhkan dukungan moril maupun materil dari berbagai pihak agar proses pengobatan dapat berjalan dengan lancar.

Dalam keterangannya, Dandim 0306/50 Kota Letkol Inf Ucok Namara mengatakan bahwa bantuan dan fasilitas yang diberikan merupakan bentuk empati serta perhatian TNI terhadap masyarakat yang sedang menghadapi ujian berat, khususnya di bidang kesehatan.

“Kami berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan beban keluarga selama mendampingi ananda Gusti menjalani pengobatan di Jakarta. Semoga segala ikhtiar yang dilakukan diberikan kemudahan dan hasil terbaik oleh Allah SWT,” ujar Dandim 0306/50 Kota melalui WhatsApp, Kamis (7/5/2026).

Dandim 0306/50 Kota juga memberikan semangat kepada kedua orang tua Gusti agar tetap kuat, sabar, dan ikhlas dalam menghadapi cobaan yang sedang dijalani. Menurutnya, dukungan moril sangat penting agar keluarga pasien tetap memiliki harapan dan kekuatan selama proses pengobatan berlangsung.

“Tetap kuat, tetap ikhlas, dan terus berserah diri kepada Allah SWT. InsyaAllah selalu ada jalan dan pertolongan bagi setiap perjuangan,” tambahnya.

Lebih lanjut, Dandim menegaskan bahwa kepedulian sosial dan budaya gotong royong harus terus dijaga serta ditumbuhkan di tengah masyarakat. Hal tersebut juga sejalan dengan arahan Presiden RI, Prabowo Subianto, yang mendorong tumbuhnya rasa empati dan solidaritas sosial dalam membantu masyarakat yang membutuhkan.

Radar Berita Indonesia

Dalam proses pendampingan Gusti Arsya, keluarga juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Babeh Abu Hanifah selaku Leader Komunitas Tapak Humanity yang sejak awal turut membantu serta mendampingi proses pengobatan Gusti, mulai dari perawatan di RSUP Dr. M. Djamil Padang hingga dirujuk ke RS Kanker Dharmais Jakarta.

Babeh Abu Hanifah mengatakan bahwa pihaknya terus berupaya membantu mencarikan solusi terbaik bagi pasien yang membutuhkan pendampingan kemanusiaan, khususnya dalam proses pengobatan lanjutan.

“Meskipun saya tidak bisa mengantar Gusti ke Jakarta, namun Gusti sudah berada dalam pendampingan Yayasan Onkologi Anak Indonesia. Jadi sudah ada relawan kemanusiaan yang akan membantu Gusti selama di Jakarta. Kami dari Komunitas Tapak Humanity hanya berusaha mencarikan solusi terbaik untuk pasien,” ujarnya.

Sementara itu, Wali Nagari Mungka, Epi Adri, SKM., M.MKes., turut menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu keluarga Gusti, baik melalui doa maupun bantuan materi.

“Atas nama Pemerintah Nagari Mungka, Kecamatan Mungka, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan dan donasi kepada keluarga Saadah dan ananda Gusti untuk pengobatan lanjutan ke Jakarta,” ungkapnya.

Ia berharap seluruh bantuan yang diberikan menjadi amal ibadah dan membawa keberkahan bagi semua pihak yang telah menunjukkan kepeduliannya terhadap perjuangan Gusti melawan penyakit yang dideritanya.

“Semoga Allah SWT memberikan kesabaran, kelancaran, dan kesembuhan kepada ananda Gusti. Semoga Gusti diberikan umur panjang, kesehatan, serta tumbuh menjadi anak yang saleh dan taat kepada Allah SWT. Aamiin,” tuturnya.

Hingga saat ini, dukungan moril dan bantuan dari berbagai elemen masyarakat terus mengalir untuk Gusti Arsya. Kepedulian tersebut menjadi bukti bahwa nilai kemanusiaan dan semangat gotong royong masih tumbuh kuat di tengah masyarakat, terutama dalam membantu warga yang sedang menghadapi ujian kesehatan dan kesulitan ekonomi.

Kehadiran berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, TNI, komunitas sosial, hingga masyarakat umum, diharapkan dapat memberikan semangat baru bagi keluarga Gusti dalam menjalani proses pengobatan dan perjuangan menuju kesembuhan.

Editor: Dedi Prima Maha Rajo Dirajo.

Google News

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Must Read