BerandaDPRD KOTAErianto Turun Tangan: Masjid Taqwa Guo Dibersihkan dari Sisa Banjir Bandang

Erianto Turun Tangan: Masjid Taqwa Guo Dibersihkan dari Sisa Banjir Bandang

Radar Berita Indonesia – Hujan ekstrem yang mengguyur Kota Padang selama empat hari berturut-turut memicu banjir bandang dan longsor di sejumlah titik di Kecamatan Kuranji.

Debit air besar yang meluncur dari kawasan perbukitan membawa material lumpur, kayu, dan bebatuan yang menghantam permukiman warga.

Dalam hitungan menit, air bah merendam rumah, memutus akses jalan, dan melumpuhkan mobilitas antarwilayah.

RW XV Kuranji menjadi salah satu kawasan paling terdampak, dengan warga masih mengingat jelas suara gemuruh air yang turun dari arah bukit.

Banyak warga tidak sempat menyelamatkan barang berharga. Jembatan penghubung Kuranji-Sungai Sapih turut ambruk terseret arus, membuat masyarakat semakin terisolasi.

Krisis air bersih pun terjadi setelah pipa air rusak, sumur-sumur terkontaminasi, dan penyaluran bantuan air tangki belum merata.

Radar Berita Indonesia

Erianto, turun langsung bergotong royong bersama warga Guo membersihkan area Masjid Taqwa Guo yang terdampak banjir bandang.

Kegiatan sosial ini berlangsung pada Kamis (4/11/2025), sebagaimana terlihat dalam video yang diterima Redaksi Radar Berita Indonesia.

Untuk mempercepat pembersihan puing, lumpur, dan material kayu yang menumpuk, Erianto menghadirkan alat berat.

“Semoga pada Jumat ini jamaah sudah bisa melaksanakan salat Jumat dengan nyaman,” ujar Erianto Anggota DPRD Kota Padang dari Fraksi Golkar, melalui sambungan telepon, Jumat (15/11/2025). Ia optimistis pembersihan segera rampung.

Erianto juga menyampaikan apresiasi kepada DPRD Partai Golkar Provinsi Sumatra Barat, khususnya Ketua DPD Golkar Kota Padang, M. Iqra Chissa Putra, S.ST, MM, selaku Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumbar, atas bantuan satu unit eskavator dan dua truk untuk mengangkut material banjir.

Melihat situasi darurat, Erianto bergerak cepat mendistribusikan air bersih untuk warga RW XV.

Ia turun langsung memimpin penyaluran air dengan mengerahkan truk tangki ke gang-gang yang masih dipenuhi lumpur. Kehadiran mereka disambut haru oleh warga.

“Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Erianto. Air bersih ini sangat berarti bagi kami,” ujar Ketua RW XV bebapa waktu lalu.

Erianto menegaskan akan terus mendampingi warga sepanjang masa pemulihan.

“Ketersediaan air bersih adalah kebutuhan mendesak. Kami memastikan distribusi tepat sasaran,” tegasnya.

Radar Berita Indonesia

Sementara itu, warga, relawan, dan aparat masih terus bergotong royong menyingkirkan material banjir. Lumpur setinggi lutut masih menutup sejumlah jalur lingkungan.

Data sementara hingga Kamis (4/12/2025) mencatat 200 orang meninggal dunia dan 212 warga masih dinyatakan hilang.

Jumlah ini diperkirakan bertambah seiring proses pencarian oleh tim gabungan BPBD, Basarnas, TNI-Polri, dan relawan di berbagai titik.

Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Sumbar terus melakukan identifikasi terhadap korban meninggal.

Proses dilakukan di berbagai posko dan rumah sakit rujukan.

Dari 200 korban meninggal, 174 jenazah berhasil diidentifikasi, sementara 26 lainnya masih dalam proses identifikasi.

Rincian korban teridentifikasi: Laki-laki: 86 orang dan Perempuan: 87 orang

Bencana ini menjadi pengingat bahwa sebagian wilayah Padang, khususnya Kuranji, sangat rentan terhadap cuaca ekstrem.

Namun solidaritas warga dan respons cepat berbagai pihak mempercepat proses pemulihan di lapangan.

Google News

Must Read

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini