Beranda INFO POLRI Gara-gara Cuitan Allahmu Lemah, Ferdinand Hutahaean Terancam Hukuman 10 Tahun Penjara

Gara-gara Cuitan Allahmu Lemah, Ferdinand Hutahaean Terancam Hukuman 10 Tahun Penjara

Ferdinand Hutahaean.
Radar BI, Jakarta | Bareskrim Polri tak menggunakan pasal penistaan agama saat menetapkan pegiat media sosial Ferdinand Hutahaean sebagai tersangka.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Polri Brigjen. Pol. Ahmad Ramadhan mengatakan, polisi menggunakan pasal ujaran kebencian bernuansa SARA dengan ancaman penjara hingga 10 tahun kepada Ferdinand.

“Ancamannya secara keseluruhan 10 tahun,” kata Ramadhan kepada wartawan di Mabes Polri, Jakarta, Senin (10/1/2022).

BACA JUGA  Polisi Ungkap Kasus Pornografi, Cinta Diputus Photo Syuur Diekspose Mantan Pacar
BACA JUGA  Bareskrim Polri Belum Terima Surat Permohonan Penangguhan Tahanan Ferdinand Hutahaean

Ramadhan merinci penyidik menggunakan Pasal 14 ayat (1) dan (2) KUHP dan Pasal 45 ayat (2) jo Pasal 28 ayat (2) Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronika (ITE).

Pasal yang disematkan kepada Ferdinand saat ini berkaitan dengan unggahan yang diduga bermuatan ujaran kebencian yang berpotensi menimbulkan keonaran.

“Sementara tadi tidak (menggunakan pasal penistaan agama),” ucap Ramadhan menegaskan.

BACA JUGA  Polda Kalbar Tangkap Tersangka Pembakar Lahan di Pontianak
BACA JUGA  Pasien Covid-19 Melonjak, Pemkot Depok Kerja Keras Cari Bed Tambahan Untuk Rumah Sakit

Kasus ini bermula dari cuitan Ferdinand melalui akun twitternya @FerdinandHaean3. Ia melontarkan ucapan Kasihan sekali Allahmu ternyata lemah harus dibela. Kalau aku sih Allahku luar biasa, maha segalanya, Dialah pembelaku selalu dan Allahku tak perlu dibela”. Namun, cuitan itu kini telah dihapus di sosial media Twitternya.

Ferdinand kemudian mengklarifikasi bahwa cuitan kontroversialnya itu tak sedang menyasar kelompok atau agama tertentu. Cuitan itu, kata dia, berdasarkan dialog imajiner antara hati dan pikirannya saat kondisinya tengah lemah.

Ia lantas dipolisikan oleh Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) pada hari Rabu (5/1/2021). Pengusutan itu dilakukan secara cepat. Bareskrim langsung memeriksa serangkaian saksi hingga akhirnya dua hari kemudian kasus menjadi penyidikan.

BACA JUGA  Bukan Ganjar atau Prabowo, Sosok Ini Yang Bisa Hentikan Langkah Anies Baswedan di Pilpres 2024
BACA JUGA  Haru dan Tangis Iringi Pelepasan Sekdaprov Sumut Sabrina

Ferdinand kemudian meminta maaf kepada umat Muslim dan mengaku khilaf atas cuitan kontroversialnya ini. Ia mengungkapkan dirinya telah menjadi seorang Muslim sejak 2017.

Diperiksa Polri, Ferdinand Hutahaean Klaim Bawa Bukti Riwayat Penyakit. (mjo/ugo)

Sumber: CNN Indonesia.

Facebook Comments

Artikel sebelumyaKisah Pilu, Kakak Beradik Yatim Piatu Terpaksa Menahan Dingin dan Lapar di Rumah Tak Layak Huni
Artikel berikutnyaFerdinand Hutahaean Ditetapkan Sebagai Tersangka Ujaran Kebencian