BerandaDAERAHJAWA BARATHercules Ancam Geruduk Gedung Sate, Rahmad Sukendar: Saya Siap Hadapi!

Hercules Ancam Geruduk Gedung Sate, Rahmad Sukendar: Saya Siap Hadapi!

spot_img
Radar Berita Indonesia | Ketua Umum Paquron Singandaru Karuhun Banten Indonesia (PSKBI), Rahmad Sukendar, mengecam keras ancaman Hercules yang akan mengerahkan massa GRIB Jaya ke Gedung Sate, Bandung, Provinsi Jawa Barat.

Ancaman itu dipicu oleh kebijakan Dedi Mulyadi yang membentuk Satgas Anti premanisme dan mendorong evaluasi terhadap ormas yang dinilai meresahkan.

Rahmad Sukendar menilai aksi tersebut sebagai bentuk premanisme terselubung. “Saya geram melihat aksi preman yang berlindung di balik ormas. Kalau Hercules merasa paling hebat, saya siap berhadapan langsung. Saya tantang dia di Gedung Sate!” tegasnya, pada Minggu (4/5/2025).

BACA JUGA  Ketua Ombudsman Jadi Tersangka, Diduga Terima Suap Rp1,5 Miliar Kasus Nikel

Ia menegaskan bahwa tidak ada satu pun warga negara yang kebal hukum atau berhak bertindak semena-mena di ruang publik. “Jangan bawa gaya preman ke Tanah Pasundan! Kita sama-sama makan nasi, saya tidak gentar. Demi bangsa dan negara, saya siap hadapi siapa pun, termasuk Hercules,” ujarnya dengan nada tinggi.

Ketua Umum Paquron Singandaru Karuhun Banten Indonesia (PSKBI), Rahmad Sukendar, mengecam keras ancaman Hercules yang akan mengerahkan massa GRIB Jaya ke Gedung Sate, Bandung, Provinsi Jawa Barat.
Ketua Umum Paquron Singandaru Karuhun Banten Indonesia (PSKBI), Rahmad Sukendar, mengecam keras ancaman Hercules yang akan mengerahkan massa GRIB Jaya ke Gedung Sate, Bandung, Provinsi Jawa Barat.

Sukendar juga menyatakan dukungan penuhnya terhadap langkah Dedi Mulyadi. Menurutnya, negara harus hadir dan bersikap tegas terhadap segala bentuk premanisme yang berlindung di balik nama organisasi sosial.

 

Selain itu, Rahmad Sukendar menilai bahwa situasi ini menjadi momentum penting untuk membuktikan keberpihakan negara terhadap keamanan dan ketertiban masyarakat.

BACA JUGA  Beroperasi Sudah 3 Bulan, Polda Jambi Tangkap 13 Tersangka Judi Togel Online

Ia menegaskan bahwa ormas seharusnya menjadi mitra pemerintah dalam menjaga stabilitas sosial, bukan justru menjadi sumber keresahan publik.

“Kalau ormas malah membuat rakyat takut, itu bukan ormas itu geng preman berseragam. Negara tidak boleh kalah. Kita tidak butuh kekuatan jalanan, kita butuh penegakan hukum,” kata Rahmad.

Ia juga mengingatkan aparat penegak hukum untuk bersikap netral dan bertindak profesional dalam menangani potensi konflik horizontal yang bisa terjadi akibat provokasi dan unjuk kekuatan seperti yang diancamkan oleh GRIB Jaya.

BACA JUGA  4 Pelaku Peredaran Uang Palsu Ditangkap di Sidoarjo

“Kalau aparat diam, maka masyarakat bisa kehilangan kepercayaan. Ini bukan soal siapa yang kuat, tapi siapa yang benar. Dan yang benar harus dilindungi oleh negara,” tambahnya.

Dalam penutup pernyataannya, Sukendar mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak takut terhadap intimidasi berkedok solidaritas ormas.

Ia menyerukan agar warga tetap menjaga ketenangan dan tidak terprovokasi oleh narasi kekerasan.

Google News

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Must Read