Beranda DAERAH Hidup Sekeluarga Sering Kelaparan, Eri Effendi: Tak Tersentuh Bantuan Pemerintah

Hidup Sekeluarga Sering Kelaparan, Eri Effendi: Tak Tersentuh Bantuan Pemerintah

Radar BI, Karawang | Sungguh miris apa yang dialami Rusni (berusia 28 tahun) dan keluarganya warga Kampung Babakan, Dusun Binajaya, RT.10/RW 04 di Desa Batujaya, Kecamatan Batujaya, Kabupaten Karawang. Dalam keterbatasan ekonomi sekeluarga tinggal dirumah yang hampir roboh, kenyataan pahit dialami Rusni dan keluarganya. Bagaimana tidak sudah hampir tiga tahun tinggal dirumah yang tidak layak huni belum dapat perhatian khusus dari pemerintah.

“Sudah beberapa kali Pemerintah Desa minta data kartu tanda penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK) untuk mengajukan permohonan beda rumah, tapi masih gini – gini aja,” tuturnya Rusni dengan wajah penuh kecewa.

Rusni mengaku untuk mencukupi kebutuhan keluarga sehari-hari, mengandalkan dari suaminya yang bekerja serabutan, kadang kuli kadang nyari ikan.

BACA JUGA  Polda Kalbar Gagalkan Penyelundupan 100 Ton Rotan ke Malaysia
BACA JUGA  Kapolres Karawang dan Dandim 0604 Pimpin Langsung Proses Evakuasi Korban Banjir
Rumah tak layak dihuni ini butuh bantuan pemerintah.

“Pernah sekeluarga tidak makan, karena tidak ada yang dimasak, kita bingung lagi musim hujan begini, mencari kerjaan saat ini begitu sulit, kalau kami ceritakan sedih,” ujarnya Rusni kepada awak media dikediamannya, Jumat (19/11/2021).

Sementara itu, Ketua Umum LSM Peka Eri Effendi, SH mengatakan, peduli dan memperhatikan kondisi warganya menjadi kewajiban dan keharusan pemerintah, penyelenggaraan kesejahteraan sosial adalah upaya yang terarah, terpadu dan berkelanjutan yang dilakukan oleh pemerintah.

Dalam bentuk pelayanan sosial guna memenuhi kebutuhan dasar setiap warga Negara, yang meliputi rehabilitasi sosial, jaminan sosial, pemberdayaan sosial, dan perlindungan sosial, kesejahteraan sosial diatur oleh undang-undang Nomor 11 tahun 2009 tentang kesejahteraan sosial,” jelas.

BACA JUGA  Kisah Richard Anak Petani Asal Sumba Barat Lulus Seleksi Akpol
BACA JUGA  Hari Jadi Polwan ke-73, Polda Sumut Adakan Syukuran Secara Sederhana

Dia menambahkan, selain kepala desa ada Badan Permusyawaratan Desa (BPD) yang merupakan bagian dari pemerintahan Desa. BPD selain memiliki kewenangan melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan penyelenggaraan pemerintah Desa, BPD juga memiliki kewenangan menampung dan menyalurkan aspirasi masyarakat.

“Harapan kedepannya saya harap, kepala kesa dan BPD mampu berperan aktif dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsi (Tupoksi), dengan tanggung jawab dan jiwa pengabdian yang tinggi semata mata hanya untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Desa. Agar kedepan tidak ada lagi kasus serupa seperti yang di alami ibu Rusni,” pungkasnya.

BACA JUGA  Kanminvetcad I/09 Simalungun Salurkan Bantuan Sembako Kepada Veteran PKRI
BACA JUGA  Tidak Mampu, Ermita Janda Empat Anak Disantuni Camat Kuranji Eka Putra Buhari

Sumber: Yudi & Team.
Editor: Prima.

Facebook Comments

Artikel sebelumyaDispora Tak Kunjung Cairkan Dana, Sirodjudin: Kami Bisa Berangkatkan Para Atlet Kempo Terbaik Demi Menjaga Marwah Kabupaten Sukabumi
Artikel berikutnyaSepanjang 2021, Polri Tangani 69 Perkara Mafia Tanah dan Ada 61 Tersangka