Polda Kaltim Temukan Tambang Batu Bara Ilegal di 10 Titik Lokasi yang Tersebar di Kukar dan Samarinda

85
Ilustrasi aktivitas tambang batu bara.
Radar BI, Balikpapan | Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditkrimsus) Polda Kaltim mengamankan 12.300 metrik ton batu bara yang diduga dicuri dari lahan Izin Usaha Pertambangan (IUP) milik PT Mahakam Sumber Jaya (MSJ) di Samarinda dan Kutai Kartanegara (Kukar).

“Jika dirupiahkan dengan harga batu bara saat ini, nilainya mencapai Rp. 25 miliar,” terang Dirreskrimsus Polda Kaltim Kombes Pol. Indra Lutrianto, di Mapolda Kaltim, Jumat (14/01/22).

Kombes Pol. Indra Lutrianto menjelaskan, kasus ini bermula dari adanya pengaduan dari PT MSJ pada pertengahan Desember 2021.

BACA JUGA  Irjen. Pol. Prof. Dr. Eko Indra Heri: Tetap Semangat dan Terus Tebarkan Kebaikan
BACA JUGA  Polisi Gagalkan Keberangkatan 64 PMI Ilegal Tujuan Timur Tengah

Pihak perusahaan melaporkan adanya aktivitas di lahan tambang yang mereka kuasai perizinannya.

“Saat di lapangan, kami tidak menemukan adanya orang yang menambang. Tapi kami menemukan batu bara yang ditumpuk pada 10 titik pit tambang pada wilayah PT MSJ,” jelas Perwira Menengah Polda Kaltim.

Sementara ditempat yang sama, Kabid Humas Polda Kaltim, Kombes Pol. Yusuf Sutejo menambahkan, penyidik menemukan batubara PT MSJ ditambang secara ilegal di 10 lokasi berbeda-beda.

BACA JUGA  Ungkap Kasus Mafia Tanah, Polda Bengkulu Tetapkan 4 Tersangka
BACA JUGA  Deswandi Bajadi Ajak Masyarakat Berperan Dalam Gerakan Restorasi Indonesia

Kabid Humas Polda Kaltim mengatakan penyidik belum mendapatkan identitas oknum yang menambang batubara tersebut secara ilegal.

Di lapangan, penyidik hanya menemukan alat berat yang digunakan menambang, yaitu  enam unit excavator dan satu unit dump truck.

Alat berat yang jadi barang bukti tersebut saat ini dititipkan penyidik di pos 1 Satpam PT MSJ.,” tutup Kombes Pol. Yusuf Sutejo.

BACA JUGA  279 Juta Data Nasabah Bocor, Dirut BPJS Kesehatan Mangkir Panggilan Bareskrim Polri
BACA JUGA  Kejahatan Pencurian Jadi Kasus Tertinggi Dalam 2 Hari Terakhir

Sumber: Divisi Humas Polri.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini