Kasus Remaja Tewas Terlindas Truk Demi Konten, Kakorlantas: Orang Tua Harus Mengawasi

Tewas
Ilustrasi.
Remaja berinisial FA (berusia 13 tahun) tewas tertabrak truk saat sedang membuat konten media sosial aksi penghadangan di Cikarang Utara, Bekasi. FA bersama terman – temannya disebut sering bikin konten serupa.

Korps Lalu Lintas Polri mengingatkan, warga agar bijak dalam membuat konten untuk media sosial. Kakorlantas Polri. Kakorlantas Polri. Irjen. Pol. Drs. Istiono, M.H meminta warga tidak membuat konten yang membahayakan nyawa di jalanan.

“Saya mengimbau tidak perlu membuat konten yang membahayakan keselamatan dan mengganggu mobilitas kendaraan,” kata Kakorlantas Polri, Kamis (15/07/2021).

BACA JUGA  Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Dispora Kepri Rp 6,2 Miliar Dilimpahkan ke Kejaksaan

Satlantas Polres Metro Bekasi yang menangani kasus ini mengatakan FA bersama teman-temannya membuat konten di jalan demi terkenal. Konten tersebut diharapkan FA dkk viral di media sosial.

Kembali ke Irjen Istono. Dia menyebut tindakan seperti yang dilakukan FA dan rekan-rekannya harus ditertibkan.

“Ya mesti ditertibkan,” ujarnya.

BACA JUGA  Polda Jateng Kukuhkan Sebanyak 150 Relawan SAR Arnavat di Pantai Tirang Semarang

FA sebelumnya tewas tertabrak truk saat sedang membuat konten aksi penghadangan di Bekasi. FA dkk disebut-sebut sering bikin konten serupa. Ada delapan video yang telah dibuat para hari yang sama.

Facebook Comments

Artikulli paraprakBareskrim Polri Musnahkan Sebanyak 3,6 Ton Sabu dari Jaringan Internasional
Artikulli tjetërIzet Preman Viral Pemalak Sopir Truk Semen Padang Diringkus Dirreskrimum Polda Sumbar