Beranda INFO POLRI Kecelakaan Pesawat Smart Air di Papua, Pilot Tewas dan Copilot Luka-luka

Kecelakaan Pesawat Smart Air di Papua, Pilot Tewas dan Copilot Luka-luka

Papua – Polda Papua masih melakukan penyelidikan terkait insiden pesawat kargo Smart Air dengan nomor registrasi PK-SNN yang gagal mendarat di Bandara Aminggaru Ilaga, Distrik Omukia, Kabupaten Puncak, Papua, Senin (25/10/2021).

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, cuaca di sekitar bandara diselimuti kabut saat kejadian. Kendati demikian, Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. Ahmad Musthofa Kamal mengatakan, polisi tetap mendalami penyebab gagalnya pesawat Smart Air itu gagal mendarat.

“Langkah kepolisian mendatangi TKP dan berkoordinasi dengan pihak terkait. Untuk penyebab gagal landing masih dilakukan penyelidikan,” ujarnya dalam keterangan tertulisnya di Jakarta.

BACA JUGA  Oknum Polisi Hamili Mahasiswi Cantik dan Paksa Pacarnya Aborsi di Mojokerto Jadi Tersangka dan Terancam Dipecat
BACA JUGA  Densus 88 Polri Pindahkan 69 Terduga Teroris Makassar ke Jakarta
Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. Ahmad Musthofa Kamal.

Kecelakaan itu terjadi setelah pesawat berangkat dari Bandara Timika. Pada hari dan tanggal tersebut di atas, pukul 07.20 WIT, pesawat Smart PK – SNN dari Bandara Timika akan landing di Bandara Aminggaru Ilaga, jelas Kabid Humas.

Namun, Kamal mengatakan, upaya pendaratan tersebut gagal karena adanya kabut di ujung runway. Ia menambahkan, pendaratan pesawat menjadi terlalu rendah dan mengakibatkan kecelakaan.

Pesawat itu hanya diisi oleh pilot dan kopilot. Keduanya segera dievakuasi ke Puskesmas Ilaga dengan menggunakan mobil ambulance dan mendapatkan penanganan medis.

BACA JUGA  Kecelakaan Maut di Cikarang, 1 Orang Tewas di Lokasi Kejadian
BACA JUGA  Terpilih Suardi Datuk Rajo Bujang Sebagai Ketua KAN Pauh IX Kuranji, Berikut Ini Pesan Irwan Basir

Kamal mengungkapkan, tim medis telah berupaya memompa jantung dan pernafasan kepada pilot pesawat tersebut bernama Kuntardi. Namun, ia menyebut, upaya itu tidak berhasil.

“Kuntardi tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia pukul 08.10 WIT,” tutur Kamal.

Sementara itu, Kamal menjelaskan, saat ini kopilot bernama Egi dalam kondisi sadar dan tim dokter masih melakukan penanganan medis. Rencananya, Egi akan dievakuasi ke Timika.

BACA JUGA  Pembunuhan Sadis di Sukamara, Polres Berhasil Ringkus 3 Tersangka
BACA JUGA  Lima Tewas Ditempat Akibat Kecelakaan Maut di Tanjung Bintang

Sumber: Divisi Humas Polri.

Facebook Comments

Artikel sebelumyaPolisi Tangkap Sindikat Penipuan dan Pengelapan Kendaraan Rental
Artikel berikutnyaGubernur Jatim Khofifah Resmikan Dermaga MB IV Pelabuhan Ketapang Banyuwangi