Beranda PEMERINTAH Kepala BIN Papua Gugur, Presiden Jokowi Perintahkan TNI-Polri Tangkap KKB di Papua

Kepala BIN Papua Gugur, Presiden Jokowi Perintahkan TNI-Polri Tangkap KKB di Papua

BIN
Presiden Republik Indonesia Ir. H. Joko Widodo atau Jokowi memerintahkan kepada Panglima TNI Marsekal TNI Dr. Hadi Tjahjanto, S.I.P dan Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si untuk terus mengejar dan menangkap seluruh anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Provinsi Papua.

Hal itu disampaikan presiden Jokowi saat memberi keterangan pers di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (26/04/2021).

“Saya tegaskan, tidak ada tempat untuk kelompok kriminal bersenjata di tanah Papua maupun di seluruh pelosok Tanah Air,” kata Jokowi.

BACA JUGA  Satu Bulan Terakhir, Polda Lampung Musnahkan 52 Kg Sabu dan 150 Kg Ganja Kering

Diketahui sebelumnya, Presiden Jokowi mendapatkan laporan dari Panglima TNI dan Kapolri tentang gugurnya Kepala BIN Daerah (Kabinda) Papua Brigjen TNI I Gusti Putu Danny Nugraha Karya dalam kontak senjata dengan KST di Kampung Dambet, Distrik Beoga, Kabupaten Puncak, Provinsi Papua pada, Minggu (25/04/2021) lalu.

Selain menyampaikan rasa duka cita kepada pihak keluarga, presiden juga memberikan penghargaan berupa kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi kepada Brigjen TNI I Gusti Putu Danny atas dedikasi, pengabdian, serta pengorbanannya.

BACA JUGA  Kapolda: Ada 6 Kelompok KKB yang Aktif di Pegunungan Papua, Berikut Ini Wilayahnya

“Atas nama rakyat, bangsa, dan negara, saya menyampaikan rasa dukacita yang mendalam kepada keluarga dan yang ditinggalkan. Mari kita mendoakan semoga arwah almarhum Brigjen TNI I Gusti Putu Danny mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa,” kata Presiden.

Turut mendampingi Presiden pada keterangan pers tersebut, Wakil Presiden Ma’ruf Amin, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, dan Kepala BIN Budi Gunawan.

BACA JUGA  Kontak Tembak TNI-Polri di Ilaga, Satgas Nemangkawi Kantongi Identitas 3 Kelompok Teroris

Sumber: Sekretariat Kabinet Republik Indonesia.

Facebook Comments