Beranda INFO POLRI Kepala Dinas Terlibat Jaringan Narkoba, Ini Kata Walikota Malang Sutiaji

Kepala Dinas Terlibat Jaringan Narkoba, Ini Kata Walikota Malang Sutiaji

Narkoba
Jajaran Polda Jatim dan Polresta Malang Kota membeber tersangka narkoba. Foto kanan : Wali Kota Malang, Sutiaji.
Aparat kepolisian dari Mapolresta Malang menangkap Kepala Dinas Ketahanan Kota Malang, Ade Herwanto. Beliau adalah Pejabat aktif eselon II diringkus setelah mengkonsumsi sabu dan terlibat jaringan narkoba besar di Kota Malang.

Ade ditangkap bersama lima orang jaringan narkoba dan kini telah ditahan. Penangkapan terhadap Ade bermula dari penangkapan dua perempuan yang kedapatan membawa pil ekstasi beberapa hari lalu.

Atas kasus ini, Wali Kota Malang Drs. H. Sutiaji pun angkat suara. Sutiaji memastikan akan memberikan sanksi tegas kepada Ade atas perbuatannya. Baginya, tidak ada tempat bagi pengguna narkoba di lingkungan Pemkot Malang ini.

BACA JUGA  Polda Riau Bongkar Sendikat Bandar Narkoba 40 Kg dan Ekstasi 50.000 Butir Asal Malaysia

“Kami tegaskan itu komitmen kami, dan saya tentu mendukung langkah langkah yang dilakukan aparat penegak hukum dalam penanganannya,” katanya, Senin (29/03/2021).

Pihaknya telah beberapa kali berkoordinasi dengan BNN Kota Malang untuk melakukan penanggulangan penggunaan narkotika ke Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkot Malang. Salah satunya dengan rutin mengadakan tes urine kepada para ASN di jajaran Pemkot Malang.

“Kami telah berkomunikasi dengan Ketua BNN Kota Malang, untuk segera melakukan program pemeriksaan, khususnya kepada semua jajaran di lingkungan Pemerintah Kota Malang,” katanya.

BACA JUGA  Polda Sumut Berhasil Gagalkan Penyelundupan 2 Kg Sabu di Pintu Masuk Bandara Kualanamu

Adapun terkait kasus yang menjerat Kepala Dinas Ketahanan Ade Herawanto, Sutiaji menyerahkan sepenuhnya ke penegak hukum. Dirinya juga menghormati proses hukum yang dilakukan kepolisian dalam hal ini kasusnya ditangani Direktorat Narkoba Polda Jawa Timur.

“Kami tak main-main, kami menghormati proses hukum yang berjalan. Adapun hal-hal yang bersifat kedisiplinan ASN, telah diatur sesuai dengan PP Nomor 53 tahun 2010 tentang Disiplin ASN,” ujarnya.

Sanksi terberat berdasarkan PP Nomor 53 tahun 2010 oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) kepala dinas yang terlibat penyalahgunaan narkotika bakal diberhentikan tidak hormat.

BACA JUGA  Kecelakaan Bus Akap Sambodo Rute Padang - Jakarta, 4 Meninggal Dunia di Lokasi Kejadian

Diketahui, Kepala Dinas Ketahanan Pangan (Kadispangtan) Kota Malang Ade Herawanto diamankan polisi lantaran terlibat penyalahgunaan narkoba. Selain Ade, polisi juga mengamankan lima orang lainnya yang masih satu jaringan.

Para tersangka terdiri dari FN, CR, IL, PR, GN, dan AH merupakan jaringan narkoba yang sempat mengelabui polisi sehingga terjadi insiden salah gerebek anggota perwira TNI AD bernama Kolonel Chb I Wayan Sudarsana di salah satu hotel di Kota Malang.

Saat ini sendiri keenamnya dibawa ke Mapolda Jawa Timur guna proses penyidikan dan pengembangan lebih lanjut.

BACA JUGA  Ditresnarkoba Polda Sumsel Tangkap 39 Pengedar Narkoba dan Sita 25,4 Kg Sabu

Dari tangan para tersangka, polisi berhasil mengamankan barang bukti diantaranya, empat poket sabu seberat 16,52 gram, 20 poket ganja seberat 39,23 gram, 1,5 butir inex dan satu hanphone.

Atas perbuatannya, para pelaku dikenakan pasal 111 ayat (1), pasal 114 ayat (1), pasal 112 ayat (1) pasal 132 ayat (1), Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman 5 sampai 20 tahun.

Selengkapnya: Polresta Kota Malang Ringkus 5 Tersangka Sindikat Pengedar Narkoba
BACA JUGA  Kelabui Petugas, Penghuni Lapas Banyuwangi Pesan Paket Sabu di Dalam Bola Tenis

Facebook Comments