Kunjungi Korban Pencabulan Siswi SMP di Pati, Menteri Sosial: Kepolisian Tindak Tegas dan Hukum Berat Pelaku

135
Kunjungi Korban Pencabulan Siswi SMP di Pati, Menteri Sosial: Kepolisian Tindak Tegas dan Hukum Berat Pelaku
Menteri Sosial (Mensos), Tri Rismaharini dalam kunjungannya ke Kabupaten Pati menyempatkan diri untuk melihat langsung kondisi korban pencabulan dan penyekapan di RSUD RAA Soewondo. Minggu (7/8/2022). Foto: iNews ID/ Aryanto/ Dok.
Pati, Radar BI | Kasus korban pencabulan dan penyekapan anak di bawah umur di Kabuparen Pati, Jawa Tengah, mendapat perhatian khusus dari Menteri Sosial, Tri Rismaharini, dengan mengunjungi korban di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) RAA Soewondo Pati, Provinsi Jawa Tengah, Minggu (7/8/2022).

Dalam kunjungannya, Menteri Sosial meminta polisi serius menangani kasus korban pencabulan tersebut dan menghukum pelaku seberat-beratnya.

Rombongan Menteri Sosial, Tri Rismaharini didampingi Kapolres Pati menyambangi ke RSUD RAA Soewondo Pati di mana korban pencabulan dirawat secara intensif.

BACA JUGA  Pelantikan MW KAHMI dan Forhati Sumut, Gubernur Edy Rahmayadi Sebut HMI Turut Mengawal Kemerdekaan

Sekitar pukul 17.30 WIB. Risma langsung menuju ke ruangan korban pencabulan didampingi Direktur RSUD RAA Soewondo dan Kapolres Pati.

Dalam kunjungannya tersebut, Menteri Sosial meminta pihak kepolisian menindak tegas dan menghukum berat pelaku.

Karena tindakannya terlalu keji dan kejam dan juga menjadi pelajaran bagi para pelaku, sehingga kasus tersebut terulang lagi.

BACA JUGA  Rang Koto Berduka, Irwan Basir: Maka Jadikanlah Kematian Ini Suatu Pelajaran Bagi Kita

Saya sudah komunikasi dengan Kapolres Pati, beliau mengatakan sudah diketahui pelakunya.

Saya hanya ingin memastikan itu karena ini adalah perlindungan kepada anak-anak. Jangan sampai ini terulang lagi di daerah lain, kata mantan Wali Kota Surabaya.

Risma menjelaskan kondisi korban sudah membaik. Ia berharap kasus-kasus seperti ini tidak terulang lagi sehingga perlu penanganan kasusnya benar-benar diusut tuntas.

BACA JUGA  Pantau Lalin Mudik, Kabaharkam: Situasi Normal, Masyarakat Patuhi Kebijakan Pemerintah

“Kondisinya lebih bagus ya, sudah lebih sehat lebih kuat dibandingkan awal masuk (RSUD Pati).

Juga kondisi psikisnya, menurut dokter saat masuk tidak bisa mengenal siapa-siapa, tapi hari kedua sudah mulai bisa mengenal,” jelasnya.

Sebelumnya, ramai diberitakan di beberapa media seorang gadis remaja pelajar SMP berinisal N berusia 14 tahun di Kabupaten Pati, diduga menjadi korban pencabulan yang disertai dengan penyekapan.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini