Padang, Radar Berita Indonesia – Pemadaman listrik massal terjadi di sejumlah wilayah Pulau Sumatera pada Jumat malam (22/5/2026). Gangguan yang mulai terjadi sekitar pukul 18.35 WIB itu menyebabkan sejumlah daerah mendadak gelap gulita dan aktivitas masyarakat terganggu.
Pemadaman listrik massal terjadi di sejumlah wilayah Pulau Sumatera pada Jumat malam. Berdasarkan informasi yang dihimpun Radar Berita Indonesia dari laporan warga serta pesan berantai WhatsApp yang diterima redaksi sekitar pukul 18.44 WIB, gangguan diduga terjadi pada sistem jaringan transmisi listrik Sumatera bagian Utara dan Sumatera bagian Tengah.
Gangguan tersebut disebut terjadi pada jalur transmisi 275 kV di wilayah Rumbai–Muaro Bungo yang mengakibatkan sistem kelistrikan terpisah dan memicu padamnya aliran listrik di sejumlah daerah secara bersamaan. Akibat kondisi itu, beberapa provinsi di Sumatera dilaporkan mengalami pemadaman total yang berdampak terhadap aktivitas masyarakat dan fasilitas umum.
Akibat gangguan tersebut, sejumlah wilayah dilaporkan mengalami pemadaman total, di antaranya Provinsi Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Riau. Selain itu, beberapa laporan warga juga menyebutkan pemadaman terjadi di sebagian wilayah Sumatera Selatan dan Bengkulu.
Di Kota Padang, Sumatera Barat, suasana kota mendadak gelap gulita akibat padamnya aliran listrik hampir di seluruh kawasan utama. Berdasarkan pantauan di lapangan, pemadaman terjadi di sepanjang jalur Khatib Sulaiman, Ampang, Kelawi, By Pass hingga menuju Kecamatan Kuranji.
Kondisi tersebut membuat aktivitas masyarakat terganggu, terutama pada jam-jam sibuk malam hari. Minimnya penerangan jalan menyebabkan sejumlah pengendara harus memperlambat laju kendaraan demi menjaga keselamatan saat melintas di ruas jalan yang gelap.
Selain itu, sejumlah kawasan permukiman dan pusat aktivitas masyarakat tampak lumpuh sementara akibat terhentinya pasokan listrik. Lampu penerangan jalan umum padam total, sementara sebagian warga memilih bertahan di luar rumah sambil menunggu listrik kembali normal.
“Sepanjang jalan gelap total. Lampu jalan dan rumah warga padam semua,” ujar Dedi Prima Maha Rajo Dirajo, salah seorang warga yang melintas di kawasan By Pass Padang.
Menurut warga, pemadaman listrik yang terjadi secara tiba-tiba menimbulkan kekhawatiran, terutama terkait keselamatan pengguna jalan dan potensi meningkatnya risiko tindak kriminalitas di tengah kondisi minim penerangan.
Beberapa pelaku usaha kecil juga mengaku terdampak akibat terhentinya aktivitas operasional yang bergantung pada pasokan listrik. Sejumlah toko, warung, hingga tempat usaha terpaksa menghentikan pelayanan sementara karena kondisi listrik yang belum stabil.
Tidak hanya itu, masyarakat juga mengalami kesulitan menjalankan aktivitas rumah tangga pada malam hari. Sebagian warga mengandalkan lampu darurat dan penerangan seadanya untuk beraktivitas.
Peristiwa pemadaman massal ini pun langsung menjadi perhatian publik dan ramai diperbincangkan di media sosial. Banyak warga mempertanyakan penyebab padamnya listrik yang terjadi hampir bersamaan di sejumlah daerah di Sumatera.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai penyebab pasti gangguan listrik massal tersebut maupun estimasi waktu normalisasi jaringan listrik di wilayah terdampak.
Masyarakat berharap pihak terkait segera melakukan penanganan cepat dan memberikan penjelasan resmi agar kondisi kelistrikan dapat segera kembali normal dan aktivitas warga kembali berjalan seperti biasa. (DP)


