Beranda INFO POLRI Pemeriksaan 2 Pejabat Telkomsel Atas Dugaan Korupsi Rp300 Miliar Ditunda

Pemeriksaan 2 Pejabat Telkomsel Atas Dugaan Korupsi Rp300 Miliar Ditunda

Pejabat
Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirkrimsus) Polda Metro Jaya, Kombes. Pol. Auliansyah Lubis mengatakan, pemanggilan pemeriksaan terhadap dua pejabat tinggi PT Telkomsel yang seharusnya dilaksanakan pada hari Kamis (27/5/2021) pagi tadi, mengalami penundaan sementara.

“Memang seharusnya hari ini ada klarifikasi dari saudara HS dan TW, namun karena kedua pejabat ada kegiatan di Telkomsel dan sudah ada surat dari legal, yang bersangkutan meminta penundaan terkait klarifikasi hari ini,” ujar Auliansyah di Polda Metro Jaya, Kamis (27/5/2021).

“Alasannya adalah karena hari ini, Telkomsel sedang ada kegiatan peluncuran 5G dan HUT (hari ulang tahun) Telkomsel,” sambungnya.

BACA JUGA  Jadi Tersangka Korupsi, Dirut Perumda Pembangunan Sarana Jaya Lansung Ditahan Rutan KPK
Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirkrimsus) Polda Metro Jaya, Kombes. Pol. Auliansyah Lubis.

Pemanggilan terhadap dua pejabat tinggi Telkomsel yakni Direktur Utama PT Telkomsel, Setyanto Hantoro serta Direksi PT Telkomsel, Edi Witjara ini dilakukan atas laporan dari masyarakat terkait dengan tindak pidana korupsi.

Memang sebelumnya ini ada dugaan tentunya dana yang dikucurkan oleh Telkom saat itu, yang disampaikan oleh masyarakat yang mana dana tersebut tidak dapat dipertanggungjawabkan.

BACA JUGA  Polda Metro Jaya Periksa Dirut Telkomsel Terkait Dugaan Korupsi Senilai Rp.300 Miliar

Makanya kita klarifikasi, untuk saat ini masih dalam proses klarifikasi apakah dana tersebut sesuai dengan yang diadukan masyarakat, imbuh Aulia.

Aulia melanjutkan pihaknya masih terus mendalami kasus dugaan tindak pidana korupsi ini. Ia menyebut, nilai kerugian dari kasus ini mencapai miliaran rupiah.

BACA JUGA  Sat Reserse Narkoba Polres Majalengka Ringkus 7 Tersangka Peredaran Narkoba

“Lebih kurang, sekitar Rp.300 miliar,” pungkasnya.

Facebook Comments

Artikel sebelumyaPolres Tangsel Gagalkan Peredaran Narkoba Senilai Rp 2,7 M Jaringan Napi LP
Artikel berikutnyaPolisi Identifikasi Mayat Tanpa Identitas di Pantai Dampar Pasirian