Beranda INFO POLRI Polda Metro Jaya Periksa Dirut Telkomsel Terkait Dugaan Korupsi Senilai Rp.300 Miliar

Polda Metro Jaya Periksa Dirut Telkomsel Terkait Dugaan Korupsi Senilai Rp.300 Miliar

Telkomsel
Polda Metro Jaya memanggil Direktur Utama PT Telkomsel Setyanto Hantoro dan Direksi PT Telkom Indonesia Edi Witjara untuk mengklarifikasi dugaan tindak pidana korupsi, Kamis (27/05/2021).

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Yusri Yunus menjelaskan, kedua terperiksa berhalangan hadir untuk memenuhi pemeriksaan oleh penyidik Subdit V Korupsi Direktorat Reserse Kriminal Khusus sebagai saksi dugaan korupsi.

Memang seharusnya hari ini ada klarifikasi, namun karena keduanya ada kegiatan di Telkomsel dan sudah ada surat dari legal yang bersangkutan dan meminta penundaan terkait klarifikasi hari ini, terangnya.

BACA JUGA  Sambangi KPK, Kabareskrim Polri Sepakat Perkuat Pemberantasan Korupsi di Indonesia
BACA JUGA  Sepekan Keempat Bulan Maret, Polda Sumsel Berhasil Tangkap 48 Tersangka Narkoba

Kabid Humas Polda Metro Jaya mengatakan, Direktur Utama PT Telkomsel Setyanto Hantoro dan Direksi PT Telkom Indonesia Edi Witjara diduga melakukan tindak korupsi penyelewengan dana sebesar Rp.300 miliar.

Dana tersebut merupakan anggaran untuk peminjaman SIM card PT Telkom pada tahun 2018 lalu.

BACA JUGA  Polda Sultra Tangkap Wanita Diduga Pengedar Narkoba

“Ada dugaan tentunya dana yang dikucurkan oleh Telkom saat itu yang disampaikan oleh masyarakat yang tak bisa dipertanggungjawabkan,” tutur Perwira Menengah Polda Metro Jaya.

Kasus ini bermula dari adanya pengaduan masyarakat yang kemudian ditindaklanjuti oleh Polda Metro Jaya. Saat ini, Subdit V Korupsi Direktorat Reserse Kriminal Khusus masih terus melakukan penyelidikan.

BACA JUGA  Polda Metro Jaya Amankan 115 Travel Gelap Nekat Angkut Penumpang
BACA JUGA  Pemeriksaan 2 Pejabat Telkomsel Atas Dugaan Korupsi Rp300 Miliar Ditunda

Selain itu, Kombes. Pol. Yusri Yunus menjelaskan keduanya tidak bisa menghadiri pemeriksaan karena ada kegiatan HUT Telkomsel dengan kegiatan peluncuran 5G. Namun demikian, keduanya tetap akan dipanggil ulang pada waktu yang belum ditentukan.

Sumber: Divisi Humas Polri.

Facebook Comments