Beranda INFO POLRI Polri Tangkap AW Penyebar Seruan Jihad Lawan Densus 88 Bakar Polres Seluruh...

Polri Tangkap AW Penyebar Seruan Jihad Lawan Densus 88 Bakar Polres Seluruh Indonesia

Radar BI, Jakarta | Polri menangkap AW (berusia 35 tahun), penyebar seruan jihad melawan Densus 88 Antiteror Polri dan memprovokasi agar membakar polres-polres yang ada di Indonesia. AW ditangkap di kediamannya di wilayah Bandung, Provinsi Jawa Barat.

Terkait provokasi melalui media sosial yang telah diposting dan beredar viral di media sosial dimana pelakunya adalah atas nama inisial AW.

Kami sampaikan bahwa hari Jumat tanggal 19 November jam 15.00 Polresta Bandung dalam hal ini Satreskrim telah mengamankan saudara AW di rumahnya di mana yang bersangkutan melakukan tindakan provokasi, kata Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan, Senin (22/11/2021).

BACA JUGA  Aktor Sekaligus Musisi AP Ditangkap Polisi Terkait Kasus Narkoba
BACA JUGA  Masuk ke Indonesia, Polda Metro Jaya Karantina 126 WN India di Jakarta Barat

Lebih lanjut, Ramadhan menerangkan setelah dilakukan pemeriksaan, AW terbukti mengonsumsi obat jenis riklona sebanyak empat butir dalam waktu yang bersamaan. Hal itulah yang membuat AW tidak bisa mengendalikan diri saat mengunggah seruan jihad itu.

“Hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh petugas Satreskrim Polresta Bandung dilakukan wawancara dan pemeriksaan terhadap yang bersangkutan, yang bersangkutan belum memposting, mengkonsumsi obat jenis riklona secara sekaligus sebanyak 4 butir.

Dampak dari riklona tersebut, pengakuan saudara AW yang bersangkutan kehilangan fokus atau kehilangan konsentrasi sehingga tidak bisa mengendalikan diri” tuturnya.

BACA JUGA  Komisi III DPR RI Apresiasi Kinerja Densus 88 Dalam Penangkapan Terduga Teroris di Jatim
BACA JUGA  Polisi Berhasil Gagalkan Peredaran 100 Kg Ganja Kering Asal Medan

AW telah mengakui perbuatannya dan berjanji untuk tidak mengulangi perbuatannya. Atas pertimbangan itulah, Polri kemudian melakukan pembinaan kepada AW dan memutuskan untuk memulangkannya.

Kemudian yang bersangkutan mengakui salah dan berjanji tidak mengulangi perbuatannya. Polri tentu selain aparat penegak hukum polri adalah sebagai aparat yang melakukan pembinaan kepada masyarakat, melakukan perlindungan pengayoman kepada masyarakat.

Atas pertimbangan yang bersangkutan masih bisa dilakukan pembinaan, Polri memberikan kesempatan yang bersangkutan untuk kita bina, ungkapnya.

BACA JUGA  Polri Bakal Keluarkan Izin Keramaian Liga 1 dan 2 Paling Lambat 27 Mei
BACA JUGA  Kapal WNI Tenggelam di Perairan Malaysia, Polri Tangkap 2 Tersangka Perekrut TKI Ilegal

Sehingga pada malam harinya pada 18.30 saudara AW dipulangkan ke rumahnya dan tentu tidak dilakukan proses hukum, namun dilakukan secara pembinaan.

Sekali lagi saya sampaikan bahwa yang bersangkutan mengakui kesalahannya atas perbuatannya, imbuhnya.

Facebook Comments

Artikel sebelumyaUngkap 4 Kasus Narkoba Jumlah Besar, Kapolres Lhokseumawe Berikan Penghargaan Kepada Personil Satresnarkoba
Artikel berikutnyaPolda Metro Jaya Periksa 2 Notaris Tersangka Kasus Mafia Tanah Keluarga Nirina Zubir