Beranda INFO POLRI Polri Tangkap Sebanyak 94 Terduga Teroris Sepanjang 2021

Polri Tangkap Sebanyak 94 Terduga Teroris Sepanjang 2021

Polri
Sejak Januari 2021 sampai dengan sekarang, Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri berhasil menangkap sebanyak 94 terduga teroris di sejumlah wilayah di Indonesia.

Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabag Penum) Divisi Humas Polri, Kombes. Pol. Dr. Ahmad Ramadhan, S.H., M.H., M.Si mengatakan, bahwa hal ini merupakan bukti bahwa Polri seriusdalam memberantas segala aksi terorisme.

Kabag Penum Divhumas Polri menjelaskan bahwa 94 terduga teroris itu ditangkap di sejumlah wilayah di Tanah Air, yakni Makassar, Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), Jawa Timur, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Jakarta, Bekasi, Jawa Barat dan Tengerang, Banten.

BACA JUGA  Kesulitan Keuangan, Jokowi Kirimkan Uang ke Istri Terduga Teroris di Sukabumi

Pada operasi pencegahan dan penanggulangan terorisme Januari 2021 saja, 20 orang terduga teroris ditangkap di wilayah Makassar.

Selanjutnya, 22 orang ditangkap di wilayah Jawa Timur selama periode Februari-Maret 2021.

Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabag Penum) Divisi Humas Polri, Kombes. Pol. Dr. Ahmad Ramadhan, S.H., M.H., M.Si.

Setelah penangkapan 22 terduga teroris di Jawa Timur, Densus 88 Antiteror Polri mengembangkan ke wilayah Sumatera Barat, diamankan 6 terduga, lalu di Sumatera Utara sebanyak 18 orang terduga, termasuk dua terduga di wilayah Jakarta.

BACA JUGA  Polri Catat 22.000 Senjata Api Dimiliki Warga Sipil di Jawa Tengah

Setelah bom bunuh diri di depan Gereja Katedral Makassar, Densus 88 Antiteror Porli menangkap 7 terduga teroris di Makassar, di Bima NTB bertambah jadi 5 orang.

Penangkapan juga dilakukan di wilayah Condet, Jakarta Timur dan Bekasi, Jawa Barat, ada 4 orang yang diamankan. Lalu ditangkap satu orang terduga teroris di wilayah Cirende, Tangerang Selatan.

“Dari 94 orang terduga teroris yang kita tangkap, 90 orang terafiliasi dengan jaringan JAD dan Jamaah Islamiah,” jelas Kabag Penum Divhumas Polri.

BACA JUGA  Seperti Tidak Ada Prokes, Begini Penampakan Antrean di Stasiun Tanah Abang Tadi Sore

Kabag Penum Divhumas Polri mengatakan bahwa untuk 4 terduga teroris yang ditangkap di wilayah hukum Polda Metro Jaya, belum diketahui jaringan kelompoknya

Dia menambahkan penangkapan yang dilakukan Densus 88 Anti Teror Mabes Polri sebagai wujud preventif strike atau langkah pencegahan sebelum kejadian.

“Ini adalah wujud dari preventif strike, pencegahan yang dilalukan agar tidak terjadi, dan kita telah melakukan penangkapan-penangkapan tersebut sejak Januari, itu menunjukkan perencanaan-perencanaan (pengeboman) itu bisa saja terjadi,” jelas Kabag Penum Divhumas Polri. (fn/bq/hy)

BACA JUGA  Grup WhatsApp Bakal Dipantau Virtual Police, Polri: Jangan Berpikir Aman

Facebook Comments