Beranda INFO POLRI Polsek Ilir Barat 1 Tangkap Selebgram Cantik Asal Palembang Kasus Penipuan Investasi...

Polsek Ilir Barat 1 Tangkap Selebgram Cantik Asal Palembang Kasus Penipuan Investasi dan Arisan Bodong

Polsek Ilir Barat 1 Tangkap Selebgram Cantik Asal Palembang.
Radar BI, Palembang | Polsek Ilir Barat 1 (IB 1) berhasil mengungkap serta menangkap pelaku tindak pidana penipuan investasi butik dan arisan bodong.

Menindak lanjuti laporan ke Polsek IB I dengan nomor: STPL / 564-B1/ IX/2021/IB.I/Restabes/Polda Sumsel. Polsek Ilir Barat 1 bergerak cepat menangkap pelaku bernama Alnaura Karima Pramseti dugaan penipuan investasi dan arisan bodong.

Kasus viral dugaan penipuan investasi dan arisan bodong dilakukan selebgram Palembang berujung jeruji besi. Pasalnya sang seleb dengan akun instagram @alnauraakp telah ditetapkan sebagai tersangka.

BACA JUGA  Polri Pastikan Penjualan Pulau Sumba di Situs Website Online Hoaks
BACA JUGA  Bawa 6 Kg Sabu, Polda Sumut Tangkap Tiga Bandar Narkoba di Binjai

Kapolsek Ilir Barat (IB) I Kompol Roy Tambunan menyatakan, selebgram bernama Alnaura ditetapkan tersangka sejak hari ini.

“Kami nyatakan ini pidana dan terlapor kita tetapkan sebagai tersangka,”katanya saat gelar perkara di halaman Mapolsek IB I.

Dipaparkannya awalnya pihaknya mendapatkan laporan korban berinisial CG dengan motif investasi bodong. Selanjutnya terlapor dipanggil sebagai saksi untuk diminta keterangan.

BACA JUGA  Korban Rugi Rp 2,4 Miliar, Polda Metro Jaya Bongkar Kasus Penipuan Modus Love Scamming
BACA JUGA  Polda Metro Jaya Tangkap 2 Pelaku Penipuan SMS, Sebulan Raup Rp 200 Juta

“Setelah kita lakukan gelar perkara sebanyak dua kali. Ternyata ada juga korbannya telah melaporkan ke Polda kita juga panggil untuk meminta keterangan sebagai saksi. Berdasarkan itu, hari ini kita naikan saksi terlapor menjadi tersangka,” jelasnya.

Disinggung terkait banyaknya korban melaporkan selebgram. Bahkan ada korban dengan penipuan arisan online, bagaimana perkembangan kasus kedepannya. Roy Tambunan menjawab akan di pusatkan menjadi satu rangkuman.

“Untuk laporan lain, akan kita rangkuman sebagai rentetan kasus. Tetapi kedepannya apakah kasus tetap ditangani Polsek IB I atau dilimpahkan ke Polda Sumsel tergantung instruksi pimpinan,” pungkasnya.

BACA JUGA  Dit Reskrimum Polda Sumut Bongkar Penipuan Modus Masuk Akpol
BACA JUGA  Mengaku Keponakan Wakil Bupati Banyuasin, Pria di Sumsel Larikan Uang Rp 605 Juta Milik Pemborong

“Tersangka akan kita jerat dengan pasal 372 KHUP dan ancaman hukuman maksimal 4 tahun kurungan penjara,” ujar Kompol Roy.

Sementara itu tersangka Selebgram dengan nama lengkap Alnaura Karima Pramseti berdalih tidak melakukan penipuan investasi. Dia berkilah para membernya yang menolak kalau uang mereka dibayar secara cicil.

“Saya baru pulang dari Turki itu mencari uang. Member saya menolak dibayar di cicil bukan saya menipu,”jelasnya.

BACA JUGA  Berkas Kasus Dugaan Penipuan Rekrutmen CPNS Anak Nia Daniaty Dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri
BACA JUGA  Irwan Basir Resmikan Bedah Rumah Warga Tak Layak Huni di Koto Tingga

Diakuinya dia memiliki 50 member investasi online dan 100 member arisan online. Bahkan membernya disebutkan ada di Bali dan kota kota besar lainnya di Indonesia.

“Kalau arisan tinggal beberapa orang saja,  semua sudah hampir selesai. Karena mereka mau dicicil,”ucapnya

Terpisah salah satu korban Mareta menjelaskan, dia tertipu investasi dengan menyetor uang Rp 100 juta. Pelaku mengiming-imingkan perbulan mendapat keuntungan 10 persen. Selanjutnya dana 100 juta akan dikembalikan secara utuh.

BACA JUGA  Polisi Gerebek Gudang Baby Lobster Ilegal Rp 24 M di Sumsel, 13 Orang Ditangkap
BACA JUGA  Pimpinan Umum Radar Bhayangkara Indonesia Silaturahmi dengan Kabidhumas Polda Sumbar

“Tetapi uang saya sudah hilang perbulan tidak dapat apa-apa. Kalau saya sudah buat laporan di Polda. Sengaja kesini untuk melihat pelaku,”ucapnya

Sedangkan kuasa hukum korban CG yang melaporkan selebgram ke Polsek IB I Septalia Furwani SH MH angkat bicara. Pihaknya membantah semua komentar terlapor.

“Kami menilai yang dibicarakan mencari uang ke Turki itu bohong. Buktinya saja terlapor itu selalu kabur dan susah untuk ditemui. Bahkan kita sudah lakukan upaya secara baik-baik saja selalu gagal,” jelasnya.(Suherman)

Facebook Comments

Artikel sebelumyaRapat Pleno KBPP Polri ke-2 di JCC, Evita Nursanty: Mendukung Transformasi Polri yang Presisi Menuju Indonesia Maju
Artikel berikutnyaKapolri Mutasi 12 Jenderal dan 15 Kombes. Pol, Berikut Ini Namanya