Beranda DAERAH Proses Masih Berjalan, Tower Sudah Berdiri di Pebayuran

Proses Masih Berjalan, Tower Sudah Berdiri di Pebayuran

Radar BI, Bekasi | Pembangunan menara tower Bts milik PT. Protelindo diduga tanpa mengantongi Izin Mendirikan Bangunan (IMB) di wilayah Desa KertaJaya, Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi yang menjadi sorotan publik.

Salah satu pekerja proyek tower menuturkan dirinya hanya bekerja untuk lebih jelas langsung ke penanggung jawab saja.

“Saya cuma berkerja lebih jelasnya tanya penanggung jawab aja pak. Pekerjaan tower  terang pekerja, saat ditanya soal izin pembangunan tower kepada awak media.

Menurut Acep Saepudin. Kepala Desa. KertaJaya,  bahwa benar mereka akan mengurus izin pembangunan tower tersebut pada prinsipnya pihak desa hanya memberikan rekomendasi dengan dasar izin lingkungan dari RT maupun RW setempat.

BACA JUGA  Polresta Kota Malang Ringkus 5 Tersangka Sindikat Pengedar Narkoba
BACA JUGA  Kapolda Sumut Tinjau Penertiban Keramba Jaring Apung di Kawasan Danau Toba

“Mereka datang membawa berkas dari perusahaannya untuk meminta rekomendasi dari desa, tapi saya setuju dengan abang, harusnya sebelum ada izin mendirikan bangunan jangan mendirikan tower itu,” ungkap Acep Saepudin saat dikonfirmasi terkait bangun tower tanpa surat IMB dari Dinas terkait. (22/12/2021).

Selanjutnya, Acep Saepudin berdalih kalau pihak desa hanya sebatas memberikan rekomendasi saja selebihnya ada di Dinas Perizinan, imbuhnya.

Hal yang sama dikatakan (Toha) selaku Anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kabupaten Bekasi yang mengetahui bangunan tower tersebut dan mengatakan kalau mengikuti aturan sebenarnya sebelum izin terbit harusnya tidak diperbolehkan membangun.

BACA JUGA  Dalam Sepekan, Ditresnakoba Polda Sumsel Berhasil Ungkap 37 Kasus Narkoba
BACA JUGA  Bentuk Kepedulian, PMIP Galang Dana Peduli Korban Erupsi Gunung Semeru di Lumajang

“Kalau menurut aturan, sebelum izin ada jadi tidak diperbolehkan untuk membangun, tapi untuk menindaklanjuti hingga kini belum dapat memutuskan. Saya akan koordinasi ke pimpinan karena saya hanya pelaksana dilapangan,” ucap (Toha) selaku Anggota Satpol PP Kabupaten Bekasi saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon.

“Sambung (Kasat Pol PP Dodo), coba abang hubungi saja Pak Kadarudin, selalu penyidik di Sat Pol PP.”

Sampai saat ini belum ada ketegasan dan kejelasan dari pihak Sat Pol PP Kabupaten Bekasi terkait pelanggaran yang dilakukan oleh pihak Protelindo” (Mulis)

Facebook Comments

Artikel sebelumyaSeorang Pria Tewas Mengenaskan Tersedot Mesin Pipa PDAM Tirta Musi, Kepalanya Belum Ditemukan
Artikel berikutnyaMarak BTS di Bekasi Tak Berizin, Kampak Mas: Satpol PP Wajib Segera Segel