Radar Berita Indonesia – Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Karawang, Jawa Barat, tengah mengusut kasus dugaan kekerasan brutal yang menimpa seorang remaja penyandang disabilitas berusia 15 tahun bernama Rido.
Lima orang yang diduga mengetahui sekaligus terlibat dalam peristiwa tersebut akan diperiksa penyidik dalam waktu dekat.
Langkah hukum ini diambil setelah pihak keluarga resmi melaporkan kasus tersebut ke Polres Karawang pada Selasa (11/11/2025).
Laporan itu bermula dari kabar dugaan pengeroyokan yang lebih dulu menyebar luas dan menyita perhatian publik di media sosial.
Rido diduga menjadi korban penganiayaan seorang remaja disabilitas terjadi, pada Rabu (5/11/2025) di kawasan Karawang.
Dalam insiden itu, korban mengalami kekerasan fisik hingga terjadi benturan keras pada bagian kepala yang menyebabkan pendarahan serius.
Akibat luka tersebut, kondisi Rido memburuk. Ia kemudian dilarikan ke RSUD Bayu Asih Purwakarta dan menjalani operasi bedah saraf.
Setelah operasi, Rido dirawat secara intensif di ruang PICU. Namun, meski sudah mendapat penanganan medis maksimal, kondisi korban terus menurun.
Pada Kamis (13/11/2025), tim medis menyatakan Rido meninggal dunia.
Kepergian remaja disabilitas itu meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan memicu gelombang keprihatinan publik atas kekerasan terhadap kelompok rentan.
Prosesi pemakaman Rido dilakukan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Bongas Kidul, Kelurahan Sindangkasih, Kabupaten Purwakarta.
Polisi: Kasus Naik Penyidikan, 5 Orang Akan Diperiksa
Kasi Humas Polres Karawang, Ipda Cep Wildan, mengatakan pihaknya bergerak cepat setelah menerima laporan resmi dari keluarga korban.
Sejumlah langkah awal penyelidikan hingga penyidikan telah dilakukan.
“Kasus ini telah naik ke tahap penyidikan. Lima orang yang mengetahui kejadian akan segera kami mintai keterangan,” ujar Cep Wildan, Minggu (16/11/2025).
Menurut dia, penyidik Sat Reskrim Polres Karawang telah melakukan pemeriksaan awal terhadap sejumlah saksi, mengamankan barang bukti, dan menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk menguatkan konstruksi peristiwa pidananya.
Selain memeriksa para saksi, penyidik juga telah meminta keterangan dari pihak keluarga korban.
Sejumlah barang bukti terkait dugaan tindak kekerasan tersebut turut diamankan untuk kepentingan pembuktian.
Viral di Media Sosial, Desakan Keadilan Menguat
Kasus yang menimpa Rido sebelumnya ramai diperbincangkan di media sosial.
Warganet mengecam keras kekerasan yang diduga dilakukan terhadap remaja penyandang disabilitas dan mendesak aparat penegak hukum mengusut tuntas kasus ini.
Publik juga menyoroti pentingnya perlindungan maksimal bagi kelompok rentan, termasuk anak dan penyandang disabilitas, agar tidak lagi menjadi korban kekerasan, perundungan, maupun diskriminasi.
Pihak kepolisian menyatakan akan menangani kasus ini secara profesional dan transparan.
Proses penyidikan diharapkan dapat mengungkap secara terang benderang peran masing-masing pihak yang diduga terlibat, termasuk kemungkinan penetapan tersangka apabila ditemukan bukti yang cukup.



https://shorturl.fm/gVrUL