Rabu, April 17, 2024
No menu items!

Yusuf Kalla Bahas Soal Pembelian Alutsista Bekas: 1 Pesawat Rp 1 Triliun

Must Read
Jakarta, Radar BI | Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla (JK) memiliki pandangannya tersendiri mengenai belanja alutsista, khususnya pesawat bekas.

Jusuf Kalla memandang ada dua aspek yang mesti diperhatikan belanja alutsista, yakni usia dan jam terbang.

Awalnya, Jusuf Kalla enggan memperdebatkan mengenai kualitas pesawat bekas yang hendak dibeli. Namun, JK menilai usia pesawat pasti mempengaruhi teknologi yang diadopsi dalam alutsista.

BACA JUGA  Abdul Fakhridz Al Donggowi, Pengacara yang Gantikan Razman Usai Didepak Iqlima Kim

“Saya tidak berdebat seperti itu tapi saya juga ngerti pesawat itu kan. Jadi pesawat diukur itu 2 (yaitu) umurnya, karena umur sangat berpengaruh pada teknologi kalau umurnya 25 tahun artinya teknologinya 25 tahun lalu.

Kalau lebih baru pasti teknologi baru lagi. Di samping itu jam terbangnya berapa, semua ada aturannya kalau pesawat terbang, yang penting itu,” kata Jusuf Kalla dikutip dari detikNews , pada hari Jumat (12/1/2024).

Selain itu, JK juga menyoroti soal harga pesawat bekas. JK menyebut, biasanya satu unit pesawat bekas berusia 25 tahun dibanderol harga Rp 1 triliun.

BACA JUGA  Polisi Gagalkan Peredaran Sabu Dalam Bungkus Rokok di Sukamulya

JK mengakui pemerintah tak sekali dua kali membeli pesawat bekas. Mengingat, semakin tua umur pesawat maka harganya semakin murah.

Sebenarnya bukan hanya bekas, berapa harga bekas itu? Itu hal yang berbeda, kalau ini kan harganya kira-kira 12 pesawat, rata-rata saja ya, Rp 1 triliun satu pesawat, pesawat yang umurnya 25 tahun.

Yang pertanyaan banyak pihak, pantas nggak harga itu? Jadi bukan soal bekasnya saja, berapa harga bekas itu? Saya kira pemerintah kan tidak satu kali ini beli barang bekas, tapi selalu murah, murah sekali barang bekas itu sebetulnya, apalagi kalau sudah tua, ujarnya.

BACA JUGA  Pelaku Pelecehan Seksual di Setiabudi Dikenakan Wajib Lapor

Seperti diketahui, Debat ketiga Pilpres 2024 berlangsung panas dengan salah satunya membahas pertahanan.

Capres nomor urut 1 Anies Baswedan menilai pembelian alutsista bekas bukan merupakan keputusan yang tepat. Terlebih jika anggaran tersebut dibela-belain berasal dari utang.

Utang-utang yang kita gunakan untuk aktivitas produktif, jangan utang itu digunakan untuk kegiatan yang non produktif.

BACA JUGA  Irwan Basir Buka Turnamen Bola Voli Antar Kelurahan se-Kecamatan Bungus Teluk Kabung

Misalnya utang dipakai untuk membeli alutsista bekas oleh Kementerian Pertahanan, itu bukan sesuatu yang tepat.

Justru harus sebaliknya kita kerjakan, kata Anies dalam Debat Ketiga Capres 2024 di Istora Senayan, Jakarta, pada hari Minggu (7/1/2024).

Iklan

Latest News

Brimob Polri dan TNI AL Bentrok di Pelabuhan Sorong, 5 Personil Terluka

Radar Berita Indonesia | Bentrokan terjadi antara Brimob Polri dengan prajurit TNI Angkatan Laut (AL) di Pelabuhan Sorong, Papua...

Artikel Lain Yang Anda Suka