Beranda INFO POLRI 2 Tahun DPO, Pencurian 10 Ton Minyak Mentah Milik Pertamina Ditangkap Polisi

2 Tahun DPO, Pencurian 10 Ton Minyak Mentah Milik Pertamina Ditangkap Polisi

Minyak

Radarbi.id – Tim Macan Sat Reskrim Polres Ogan Ilir (OI) berhasil menangkap daftar pencarian orang (DPO) tindak pidana pencurian minyak mentah Pertamina.

Pelapor kejadian Heri Wahyudi (berusia 45 tahun) Security PT. Pertamina membuat pengaduan ke Polres OI. Dan tertuang dalam Laporan Polisi No : LP/B-216/VII/2019/SPKT Res.OI, Tanggal 11 Juli 2019.

Kronologi kejadiannya pada hari Kamis (11/07/2019), sekitar pukul 03.00 Wib dini hari di Desa Payakabung Kecamatan Indralaya Utara, Kabupaten Ogan Ilir terjadi pencurian terhadap barang milik PT. Pertamina berupa minyak mentah sebanyak 10 Ton.

BACA JUGA  Polda Jambi Buru Pertambangan Minyak Tanpa Izin

Modus pelaku pencurian tersebut dengan cara melubangi pipa 10 Inci milik PT. PERTAMINA yang dialiri minyak mentah dari Prabumulih menuju ke Plaju Kota Palembang.

Kemudian pipa yg sudah di lubangi tersebut di pasang klem yang ada krannya, kemudian di pasang selang ukuran 2 inci dgn panjang 50 meter untuk mengalirkan minyak mentah hasil curian ke mobil truk (tangki modifikasi kapasitas 10 ton).

Tim Macan Sat Reskrim Polres Ogan Ilir (OI) berhasil menangkap Daftar Pencarian Orang (DPO) tindak pidana pencurian minyak mentah Pertamina.

Pencurian minyak mentah tersebut dilakukan tersangka AW (berusia 31 tahun) dan tersangka DA (berusia 35 tahun) yang terlebih dahulu tertangkap, mereka melakukannya atas perintah dari tersangka HS (DPO).

BACA JUGA  Geger di Pondok Aren, Warga: Saya Kira Bangkai Tikus Ternyata Mayat Manusia

Berdasarkan hasil penyelidikan dan informasi di lapangan bahwa (DPO) HS (berusia 45 tahun) yang merupakan otak pelaku pencurian minyak mentah milik PT. PERTAMINA tahun 2019 sedang berada di salah satu kontrakan di Kebun Bunga, Kecamatan Sukarami Palembang.

Atas Informasi tersebut, kemudian Tim Macan Sat Reskrim Polres OI yang langsung oleh Kasat Reskrim AKP Robi Sugara, SH.,MH di dampingi Kanit Pidum IPDA Harry Putra Makmur, S.Tr.K. langsung bergerak cepat melakukan pengejaran dan penangkapan terhadap tersangka, Kamis (03/07/2021).

Tersangka HS berhasil di tangkap tanpa perlawanan di dalam kontrak yang menjadi tempat persembunyian selama melarikan diri.

BACA JUGA  Diduga Korupsi Dana Hibah Rp.1,1 Miliar, Ketua Koni Tangsel Ditetapkan Jadi Tersangka

Setelah di lakukan introgasi awal, HS akhirnya mengakui perbuatannya telah melakukan pencurian minyak mentah milik PT Pertamina.

Kapolres Ogan Ilir saat di mintai keterangan lewat WhatsApp oleh wartawan radarbi.id membenarkan adanya penangkapan terhadap DPO kasus pencurian.

“Memang benar kita telah melakukan penangkapan terhadap tersangka HS, yang merupakan DPO pencurian dengan pemberatan”, ujar Kapolres.

BACA JUGA  Dituntut 5 Bulan Penjara, Habib Bahar: Saya Berterima Kasih Kepada Jaksa

Kasat Reskrim Polres Ogan Ilir AKP Robi Sugara, S.H., M.H., menambahkan “saat ini tersangka sudah, kita amankan dan di bawa ke Polres Ogan Ilir untuk di lakukan pemeriksaan”.

“Pelaku sudah kita tahan di Polres Ogan Ilir dan masih di minta keterangan. Pelaku akan di kenakan pasal 363 ayat (1), maksimal hukuman 7 tahun penjara”, ucap Kasat Reskrim AKP Robi Sugara. (Suherman)

Facebook Comments