Beranda KRIMINAL Polisi Ungkap Peran dan Motif Penembakan Istri Anggota TNI di Semarang

Polisi Ungkap Peran dan Motif Penembakan Istri Anggota TNI di Semarang

0
431
Motifnya adalah memperoleh upah dan para pelaku setelah diberi uang hasil kompensasi ada yang dibelikan motor, emas, sudah berhasil kita sita (sebagai barang bukti).
Jateng, Radar BI | Polisi menangkap lima pelaku penembakan istri anggota TNI di Semarang, Jawa Tengah, dan dari hasil pemeriksaan sementara, mereka mendapat bayaran senilai Rp.120 juta dari Kopda M, yang merupakan suami korban.

Kelima tersangka tersebut masing-masing berinisial S alias Babi dan PAN sebagai eksekutor. Kemudian S dan AS sebagai tim pengawas, dan DS sebagai penyedia senjata api yang digunakan untuk penembakan.

“Modus operandi yang dilakukan adalah penembakan dengan senjata api. Motifnya adalah memperoleh upah dan para pelaku setelah diberi uang hasil kompensasi ada yang dibelikan motor, emas, sudah berhasil kita sita (sebagai barang bukti),” jelas Kapolda Jateng, Irjen. Pol. Ahmad Luthfi, Senin (25/7/2022).

BACA JUGA  Densus 88 Antiteror Polri Tangkap 2 Terduga Teroris di Malang
BACA JUGA  Larangan Mudik Lebaran, Polda Banten Siapkan 16 Posko Check Point dan Posko Penyekatan

Kapolda Jawa Tengah Irjen. Pol. Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St., M.K menjelaskan, adapun perolehan senjata api rakitan tersebut, dibeli oleh kedua eksekutor dari tersangka DS seharga Rp.3 juta. Senjata dipegang dan ditembakan sebanyak beberapa kali oleh tersangka S.

“Dilakukan eksekutor oleh saudara Babi sebanyak dua kali. Jadi tembakan pertama disinyalir tidak mematikan, dia kembali ke posko 200 meter dapat instruksi dari suami saudara M untuk dilakukan tembakan kedua, jadi tembakan pertama tembus, di tempat kejadian perkara (TKP) kita temukan proyektil satu.

BACA JUGA  Bupati Pemalang Terjaring OTT, KPK Tangkap 23 Orang
BACA JUGA  Pelantikan Pengurus LPM Kurao Pagang, Mastilizal Aye: Perkuat Kolaborasi Untuk Pembangunan Kelurahan

Kemudian tembakan kedua disinyalir bersarang di tubuh korban yang sekarang diangkat. Jadi dua proyektil kita amankan,” jelas Kapolda Jateng.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini