Banten, Radar BI | Aksi pencurian dengan kekerasan menyebabkan Ponijan (berusia 39 tahun), penjual sekoteng di kawasan Cempaka Putih, Kecamatan Ciputat Timur, Tangerang Selatan, tewas meregang nyawa, pada hari Kamis (20/4/2023) malam.
Korban penjual sekoteng diduga dirampok oleh orang yang berpura-pura membeli dagangan korban.
Kapolsek Ciputat Timur, Kompol Agung Nugroho, mengatakan pihaknya bersama Sat Reskrim Polres Tangsel, tengah menyelidiki dugaan pencurian dengan kekerasan yang dialami Ponijan penjual sekoteng tersebut.
“Korban meninggal dunia tergeletak di pinggir jalan di lokasi perkara di Jalan Bangau RT 005 RW 010 Cempaka Putih, Kecamatan Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan, Kamis malam sekitar pukul 19.30 Wib,” ungkap Kapolsek Ciputat Timur, Kompol Agung Nugroho, saat dikonfirmasi awak media, pada hari Jumat (21/4/2023).
Berdasarkan keterangan para saksi yang juga penjual sekoteng di jalan tersebut, menerangkan tindak pidana kekerasan itu terjadi saat korban berdagang minuman sekoteng dengan menggunakan gerobak. Kemudian di dekati dua orang (terduga pelaku) yang akan membeli dagangan korban.
Tidak lama kemudian saksi yang tetap berjalan dengan mendorong gerobak melihat korban melayani 2 orang yang akan membeli sekoteng.
Lebih lanjut, tidak lama kemudian saksi mendengar ada orang yang berteriak mana Handphone. Kemudian saksi langsung melihat ke arah belakang yang ternyata korban telah tergeletak dengan luka bagian perut dan bersimbah darah, jelas Kapolsek.
Atas kejadian itu saksi berteriak minta tolong kepada warga dan warga menghubungi Kepolisian setempat.
Dari hasil pemeriksaan awal terlihat adanya luka bekas tusukan senjata tajam pada bagian perut sebelah kanan dan luka di telapak tangan sebelah kiri.
“Saat ini kami masih lidik,” terang Agung. (mdk/rhm)


