BerandaRadar Berita IndonesiaPEMERINTAHFauzi Bahar: HJK Padang ke-357 Harus Jadi Momentum Bangun Kota Maju Berbasis...

Fauzi Bahar: HJK Padang ke-357 Harus Jadi Momentum Bangun Kota Maju Berbasis Adat dan Budaya

Radar Berita Indonesia – Peringatan Hari Jadi Kota (HJK) Padang ke-357 yang jatuh pada Jumat (7/8/2026) mendapat apresiasi dari mantan Wali Kota Padang dua periode yang juga Ketua LKAAM Sumatera Barat, Prof. Dr. H. Fauzi Bahar, M.Si.

Menurutnya, peringatan hari jadi bukan hanya menjadi momentum seremonial, tetapi juga kesempatan untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan lembaga adat dalam membangun Kota Padang yang maju tanpa meninggalkan jati diri budaya Minangkabau.

Pria yang akrab disapa Datuak Nan Sati itu menilai kekuatan utama Kota Padang terletak pada eratnya hubungan antara pemerintah daerah, ninik mamak, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen masyarakat hukum adat yang selama ini menjadi pilar pembangunan daerah.

Fauzi Bahar mengatakan, sinergi nagari dan pelestarian budaya harus terus dipertahankan sebagai modal sosial dalam mewujudkan kemajuan Kota Padang. Menurutnya, nilai-nilai adat dan budaya merupakan identitas yang harus diwariskan kepada generasi muda di tengah perkembangan zaman dan kemajuan teknologi.

Ia juga mengapresiasi berbagai kegiatan yang digelar dalam rangka memeriahkan HJK Padang ke-357, termasuk inisiatif pelestarian seni dan budaya yang dilaksanakan oleh Nagari Nan XX Lubuk Begalung bersama lembaga keagamaan dan masyarakat setempat. Kegiatan tersebut dinilai menjadi bukti nyata bahwa masyarakat tetap memiliki kepedulian tinggi terhadap pelestarian warisan budaya Minangkabau.

Selain itu, Fauzi Bahar menekankan pentingnya membekali generasi muda dengan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi (IT) yang diimbangi dengan pendidikan agama yang kuat. Menurutnya, kemajuan teknologi harus berjalan seiring dengan pembentukan karakter agar identitas masyarakat Minangkabau tetap terjaga di tengah arus globalisasi.

Dalam kesempatan tersebut, Fauzi Bahar juga menyampaikan dukungan terhadap rangkaian kegiatan Hari Jadi Kota Padang ke-357 yang mengusung tema “Taste of Padang Experience 2026: Road to Gastronomy City” yang digelar Pemerintah Kota Padang di bawah kepemimpinan Wali Kota Padang Fadly Amran pada 6 hingga 10 Agustus 2026.

Menurutnya, penyelenggaraan festival budaya seperti Festival Telong-Telong dan Padang Bajamba Festival merupakan langkah strategis untuk memperkenalkan kekayaan kuliner dan budaya Kota Padang ke tingkat internasional. Upaya tersebut dinilai sejalan dengan cita-cita Kota Padang untuk menjadi bagian dari UNESCO Creative Cities Network sebagai kota gastronomi dunia.

“Festival budaya bukan sekadar hiburan atau pesta rakyat, tetapi menjadi media promosi yang efektif untuk memperkenalkan budaya, tradisi, dan kuliner khas Kota Padang kepada masyarakat dunia,” ujarnya.

Menutup pernyataannya, Fauzi Bahar berharap bertambahnya usia Kota Padang ke-357 menjadi momentum untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta memperkuat pembangunan di berbagai sektor.

“Usia 357 tahun bukan sekadar angka, melainkan perjalanan panjang sejarah perjuangan masyarakat Kota Padang. Semoga Kota Padang semakin maju, tangguh menghadapi tantangan, khususnya dalam mitigasi bencana, terus meningkatkan pembangunan infrastruktur, serta tetap teguh menjaga falsafah Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah sebagai landasan kehidupan masyarakat Minangkabau,” tuturnya.

Peringatan Hari Jadi Kota Padang ke-357 diharapkan tidak hanya menjadi ajang perayaan tahunan, tetapi juga menjadi momentum memperkuat persatuan, melestarikan budaya, mendorong pertumbuhan ekonomi melalui sektor pariwisata dan kuliner, serta mempercepat terwujudnya Kota Padang sebagai kota yang maju, berdaya saing, dan dikenal di tingkat dunia.

Sumber: Ade.
Editor: Dedi Prima Maha Rajo Dirajo.

Google News

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Must Read