BerandaBUDAYALewat Gastronomi Fest, Erianto Dorong Pelestarian Adat Selingka Nagari Kuranji, Edison: Ini...

Lewat Gastronomi Fest, Erianto Dorong Pelestarian Adat Selingka Nagari Kuranji, Edison: Ini yang Dirindukan Masyarakat

Radar Berita Indonesia – Upaya melestarikan adat dan budaya lokal terus mendapat perhatian masyarakat Kecamatan Kuranji, Kota Padang.

Salah satunya diwujudkan melalui kegiatan Padang Gastronomi Fest Malamang dan Food Festival yang digagas Anggota DPRD Kota Padang dari Fraksi Golkar, Erianto, dan berlangsung pada 29-30 Agustus 2026.

Pelestarian adat menjadi salah satu bagian yang diangkat dalam kegiatan tersebut. Selain memperkenalkan malamang sebagai bagian dari kekayaan kuliner tradisional Minangkabau, kegiatan ini juga menjadi ruang bagi masyarakat untuk memperkuat kembali nilai-nilai adat dan budaya yang berkembang serta diwariskan secara turun-temurun.

Penguatan adat salingka nagari menjadi salah satu perhatian dalam kegiatan tersebut, termasuk tradisi yang berkaitan dengan adat kematian di bawah payuang yang masih dikenal dalam kehidupan sosial masyarakat Kuranji. Tradisi tersebut menjadi bagian dari identitas masyarakat yang perlu dikenalkan kepada generasi muda.

Grup Koto Nan Baduo Kalumbuk Bawa Semangat Budaya Lokal ke Padang Gastronomi Fest.
Grup Koto Nan Baduo Kalumbuk Bawa Semangat Budaya Lokal ke Padang Gastronomi Fest.

Bagi masyarakat Kuranji, pelestarian adat dan budaya tidak sekadar mempertahankan tradisi masa lalu, tetapi juga menjaga identitas, nilai kebersamaan serta warisan sosial masyarakat di tengah perkembangan zaman. Karena itu, keterlibatan generasi muda dan berbagai unsur masyarakat dinilai penting agar nilai-nilai adat tetap hidup dan dipahami oleh generasi berikutnya.

Aspirasi Masyarakat Mendapat Ruang

Tokoh masyarakat Kuranji, Ir. Edison, mengapresiasi perhatian terhadap adat dan budaya lokal yang diangkat dalam kegiatan tersebut.

Menurut Edison, persoalan adat dan budaya merupakan bagian dari kebutuhan masyarakat yang perlu mendapatkan ruang dalam pembangunan daerah. Karena itu, ia menilai kegiatan yang mengangkat kembali tradisi lokal dapat menjadi salah satu sarana untuk memperkenalkan budaya kepada masyarakat, terutama generasi muda.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pak Erianto yang telah memberikan perhatian terhadap adat dan budaya masyarakat Kuranji. Ini merupakan sesuatu yang memang dirindukan masyarakat, khususnya dalam menjaga budaya daerah dan adat selingka nagari,” ujar Edison, Minggu (30/8/2026).

Edison mengatakan, anggota legislatif tidak hanya memiliki peran dalam memperjuangkan pembangunan fisik, tetapi juga dapat memperhatikan kebutuhan sosial dan budaya masyarakat di daerah pemilihannya.

Menurutnya, aspirasi masyarakat yang berkaitan dengan adat, budaya dan kegiatan sosial juga perlu didengar serta diakomodasi melalui program yang sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Dari Masukan Masyarakat Menjadi Program

Edison menilai, salah satu hal penting dalam kegiatan tersebut adalah adanya ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi dan kebutuhan yang berkembang di lingkungannya.

Ia menyebut, komunikasi antara wakil rakyat, masyarakat dan pemangku adat menjadi penting agar program yang dilaksanakan benar-benar memiliki keterkaitan dengan kebutuhan masyarakat.

“Tidak hanya pembangunan fisik yang dibutuhkan masyarakat. Adat, budaya dan kegiatan yang memperkuat kebersamaan masyarakat juga penting. Ketika ada masukan dari masyarakat dan pemangku adat, tentu harus didengar dan diperjuangkan sesuai aturan yang ada,” katanya.

Menurut Edison, perhatian terhadap budaya lokal menjadi semakin penting di tengah perkembangan kehidupan masyarakat perkotaan.

Generasi muda, kata dia, perlu diberikan ruang untuk mengenal sekaligus terlibat dalam kegiatan adat dan budaya. Dengan demikian, pengetahuan mengenai tradisi yang diwariskan para pendahulu tidak hilang akibat perubahan zaman.

Pokir dan Aspirasi Daerah Pemilihan

Lebih lanjut, Edison berharap anggota DPRD Kota Padang lainnya juga dapat memberikan perhatian terhadap kebutuhan masyarakat di daerah pemilihannya masing-masing.

Ia menilai, keberadaan wakil rakyat diharapkan tidak hanya dirasakan ketika masa pemilihan umum, tetapi juga melalui kegiatan dan program yang menyentuh kebutuhan masyarakat sesuai fungsi dan kewenangan lembaga legislatif.

Lewat Gastronomi Fest, Erianto Dorong Pelestarian Adat Selingka Nagari Kuranji
Lewat Gastronomi Fest, Erianto Dorong Pelestarian Adat Selingka Nagari Kuranji

“Kalau anggota dewan memiliki program atau bantuan melalui Pokir, tentu masyarakat di daerah pemilihannya juga harus mendapatkan perhatian. Bukan berarti daerah lain ditinggalkan, tetapi aspirasi dari konstituen yang diwakili juga harus diperjuangkan secara proporsional dan sesuai aturan,” ujar Edison.

Ia menambahkan, perhatian terhadap daerah pemilihan merupakan salah satu bentuk komunikasi antara wakil rakyat dengan masyarakat yang diwakilinya.

Namun, pelaksanaan program melalui pokok-pokok pikiran (Pokir) tetap harus mengikuti mekanisme perencanaan dan ketentuan yang berlaku, sehingga aspirasi masyarakat dapat masuk dalam proses pembangunan secara tepat.

Malamang dan Nilai Kebersamaan

Padang Gastronomi Fest Malamang dan Food Festival juga menjadi momentum untuk memperkenalkan kembali tradisi malamang kepada masyarakat.

Malamang merupakan salah satu tradisi kuliner yang dikenal dalam masyarakat Minangkabau. Proses pembuatannya secara tradisional dilakukan dengan menggunakan bambu dan melibatkan proses serta kebersamaan masyarakat.

Lebih dari sekadar makanan tradisional, malamang memiliki nilai sosial karena proses pembuatannya dapat menjadi ruang berkumpul, berinteraksi dan memperkuat hubungan antarmasyarakat.

Dalam konteks masyarakat perkotaan, kegiatan yang mengangkat tradisi lokal dinilai dapat menjadi sarana edukasi budaya, khususnya bagi generasi muda.

Melalui kegiatan tersebut, masyarakat tidak hanya diperkenalkan dengan kuliner tradisional, tetapi juga diajak memahami keterkaitan antara makanan, tradisi dan kehidupan sosial masyarakat Minangkabau.

Erianto: Mengakomodasi Aspirasi Masyarakat

Sebagai penggagas kegiatan, Erianto mendorong agar adat, budaya dan potensi kuliner lokal tetap mendapat ruang dalam berbagai kegiatan masyarakat.

Kegiatan Padang Gastronomi Fest Malamang dan Food Festival menjadi salah satu bentuk upaya mengangkat potensi tersebut sekaligus mempertemukan unsur kuliner, budaya dan kehidupan sosial masyarakat.

Aspirasi mengenai pelestarian budaya juga menjadi salah satu isu yang dinilai penting untuk diperhatikan, khususnya di Kecamatan Kuranji yang memiliki berbagai tradisi dan nilai adat yang masih hidup di tengah masyarakat.

Kegiatan tersebut sekaligus menunjukkan bahwa pembangunan daerah tidak hanya berkaitan dengan pembangunan infrastruktur, tetapi juga menyangkut keberlanjutan identitas budaya masyarakat.

Budaya Perlu Dilestarikan Bersama

Edison berharap kegiatan yang mengangkat adat dan budaya tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial semata.

Menurutnya, pelestarian budaya membutuhkan kesinambungan serta keterlibatan berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, DPRD, tokoh masyarakat, pemangku adat, generasi muda hingga masyarakat secara luas.

“Intinya masyarakat ingin didengar. Ketika masyarakat menyampaikan kebutuhan, kemudian ada upaya untuk mengakomodasinya melalui program yang sesuai dengan aturan, tentu itu menjadi hal positif,” tuturnya.

Ia berharap perhatian terhadap adat selingka nagari dan kebudayaan lokal dapat terus dikembangkan melalui berbagai kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Padang Gastronomi Fest Malamang dan Food Festival pun diharapkan menjadi salah satu momentum untuk memperkuat kembali kepedulian terhadap budaya lokal, khususnya di Kecamatan Kuranji dan Kota Padang pada umumnya.

Bagi masyarakat Kuranji, pelestarian adat dan budaya merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pembangunan. Kemajuan daerah diharapkan tidak hanya diukur dari pembangunan fisik dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dari kemampuan masyarakat menjaga identitas, nilai kebersamaan dan warisan budaya di tengah perkembangan zaman.

Penulisan: Dedi Prima Maha Rajo Dirajo.

Google News

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Must Read