Beranda DAERAH Dispora Tak Kunjung Cairkan Dana, Sirodjudin: Kami Bisa Berangkatkan Para Atlet Kempo...

Dispora Tak Kunjung Cairkan Dana, Sirodjudin: Kami Bisa Berangkatkan Para Atlet Kempo Terbaik Demi Menjaga Marwah Kabupaten Sukabumi

0
476
Radar BI, Sukabumi – Jelang babak kualifikasi (BK) Porprov XIV Jawa Barat 2021, Ketua KONI Kabupaten Sukabumi, Sorodjidin melepas atlet cabang olahraga Kempo besutan Perkemi Kabupaten Sukabumi.

Informasi yang dihimpun, Pelepasan Atlet Kempo Kabupaten Sukabumi tersebut, untuk mengikuti babak kualifikasi yang akan berlangsung pada 18-21 November 2021 di Gedung Tri Lomba Juang, Komplek Gor Pajajaran, Kota Bandung, Jawa Barat.

“Alhamdulillah, hari ini kita (KONI-red) melepas atlet Kempo terbaik binaan Perkemi Kabupaten Sukabumi. Kami mohon do’a dan dukungan dari seluruh masyaraka Kabupaten Sukabumi. Semoga mereka bisa lolos ke Porprov Jabar nanti di 2022,” ujar Neddy Kooeswanto, Bendahara Perkemi, didampingi Ketua KONI Kabupaten Sukabumi, Sorodjidin, Kamis (18/11/2021).

BACA JUGA  Mata Sekum FPI Munarman Ditutup, Polri: Sesuai SOP Penangkapan Tersangka Teroris
BACA JUGA  Seorang Pemuda Ciamis Dibacok, Polisi Ungkap Kronologi
Radar Berita Indonesia
Atlet cabang olahraga Kempo besutan Perkemi Kabupaten Sukabumi.

Neddy menuturkan, sejarah prestasi yang pernah diraih atlet Kempo besutan Perkemi Kabupaten Sukabumi, pada Porprov tahun 2019. Dimana salah satu atlet Kempo asuhannya, bisa menyumbangkan medali perak.

“Sedikit mengkritisi Dispora, harusnya dispora malu saat Cabang Olahraga membawa Kabupaten Sukabumi. Banyak mendulang prestasi ditingkat Porprov, salah satunya prestasi para atlet cabor kempo. Dengan keterbatasan anggaran BK Porprov, hingga sampai saat ini belum bisa cair.

Dengan keterbatasan anggaran ditambah dukungan Ketua KONI, kami bisa berangkatkan para atlet-atlet terbaik Perkemi, demi menjaga marwah Kabupaten Sukabumi di tingkat Porprov 2022 nanti,” cetus Neddy, dilansir dari akun medsos, KONI Kabupaten Sukabumi.

BACA JUGA  Main Capsa di Rumah, 4 Warga Surakarta Terjerat Pasal 303
BACA JUGA  Sejarah dan Asal Usul Suku Koto di Minangkabau

Menurut Neddy, padahal dari jauh jauh hari persyaratan mengenai penyerapan dan pencairan dana BK, mulai dari pengajuan Proposal, Rekening resmi serta pesyaratan penunjang lainnya, dinilai sudah dilengkapi. Namun, hingga kini dana BK tersebut, belum bisa serap alias belum di cairkan.

“Saat dikonfirmasi pencairan BK kepada Disbudpar, dengan alasan dinas masih menunggu verfikasi BPKAD. Sedangkan 18 November ini, kami harus memberangkatkan para atlet kami. Menurut kami sangat miris dan aneh, ada apa sebenarnya dengan dana BK di Kabupaten Sukabumi,” selorohnya.

Sementara itu, Ketua KONI Kabupaten Sukabumi, Sirodjudin mengatakan, apapun kendalanya ataupun ceritanya dan resikonya seperti apapun. Meski dana BK Porprov untuk Cabor Kempo belum turun atau cair.

BACA JUGA  Lantik Bupati/Wakil Bupati Nias, Gubernur Sumut Ingatkan Tugas Besar Membangun Daerah
BACA JUGA  Polda Sumut Tahan Oknum Kepala Sekolah SD di Medan Diduga Cabuli Murid

Sirojudin menegaskan, mengaku siap bertanggung jawab dan dipaksakan berangkat. Semua itu, tentu demi nama besar Kabupaten Sukabumi.

“Meraka (atlet kempo-red) sudah melakukan persiapan latihan berbulan bulan, untuk menghadapi BK Porprov ini. Meski anggaran BK belum juga turun, merek perlu diberi suport dukungan untuk memberikan semangat penuh di BK Proprov. Meski kecewa para pengurus Cabor Kempo sangat dirasakan. Tetap semangat untuk Kabupaten Sukabumi,” jelas Sirojudin.

Sirojudin berharap, kepada Disbudpor Kabupaten Sukabumi, segera mempercepat anggaran BK dan segera berikan kepada para Cabor jangan dibikin sulit.

BACA JUGA  Jalur Ciawi Menuju Puncak Bogor Macet Parah, Pengendara Terjebak Selama 12 Jam di Jalan
BACA JUGA  Polda Banten Ungkap Ledakan Tewaskan Tukang Ojek Berasal dari Bahan Bom Ikan

Kami berharap kepada Disbudpora segera untuk mencairkan dan BK kepada masing-masing Cabor, kalo memang nanti sudah bisa diserap. Kasian mereka, mengaku sudah bolak balik menanyakan kepada dispudpora dengan hasil nihil alias tidak bisa cair.

Padahal, terakhir Disbudpora menyampaikan disela rapat, anggara BK itu ada, tandas Sirojudin. (Red: Rudi Samsidi).

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini