Beranda DAERAH Jalur Ciawi Menuju Puncak Bogor Macet Parah, Pengendara Terjebak Selama 12 Jam...

Jalur Ciawi Menuju Puncak Bogor Macet Parah, Pengendara Terjebak Selama 12 Jam di Jalan

Radar BI | Momen libur panjang dimanfaatkan banyak masyarakat untuk berlibur. Healing, istilahnya anak gaul sekarang. Menepi dari hiruk pikuk perkotaan dan menikmati indahnya alam seperti ke kawasan Puncak, Bogor.

Kawasan Puncak, Bogor memang jadi salah satu destinasi yang sering dituju oleh masyarakat, utamanya mereka yang tinggal di kawasan Jakarta, Bekasi, Depok dan Tangerang.

Namun apa jadinya jika maksud hati ingin healing dan menikmati momen liburan malah harus berlama-lama di jalan.

BACA JUGA  Tegas, Polda Riau Tangkap 9 Tersangka Karhutla Seluas 25,75 Heltare
BACA JUGA  Kapolda Aceh Jemput Kedatangan Presiden RI

Kemacetan total yang terjadi di jalur Ciawi menuju Puncak Bogor hingga Cipanas Cianjur terjadi selama 12 jam, mulai pukul. 16.00 WIB sore sampai pukul 04.00 WIB. Bukan hanya dirasakan oleh pengedara roda empat bahkan roda dua pun mengalami hal serupa, Minggu (27/2/2022).

Berdasarkan pantauan awak media Radar Bhayangkara Indonesia di area wisata Gantole Puncak sekira pukul 24.00 WIB. Nampak hampir semua pengendara dan penumpang kendaraan tidak mengindahkan protokol kesehatan, terlihat sebagian besar melepaskan masker danĀ  tidak menjaga jarak.

Banyak pengendara yang memilih untuk beristirahat di kedai dan warung kopi yang berjejer disepanjang jalur area wisata Puncak, sebagian nampak meninggalkan kendaraannya ditengah jalan tanpa meminggirkan dahulu.

BACA JUGA  Polisi Tetapkan Satu Tersangka Baru Kasus Pencurian 111 Ton Besi Proyek Kereta Cepat
BACA JUGA  Gempa Bumi 6.1 Mag di Pasaman Barat, BPBD Sumbar: 7 Meninggal Dunia Tertimpa Runtuhan Material Bangunan

Hal ini disebabkan karena terlalu dekatnya jarak antar kendaraan dan totalnya kemacetan sehingga kendaraan tidak bergerak sama sekali.

Salah seorang pemotor yang tampak lelah terlihat menuju salah satu kedai kopi dan langsung memesan minuman hangat.

Pria bernama Lili (berusia 52 tahun) mengatakan bahwa dirinya berangkat dari Ciawi Bogor pada pukul 17.00 WIB dengan mengendarai motor, saya pikir kalau pake motor pasti tidak akan terdampak macet.

BACA JUGA  Tinjau Vaksinasi Massal Tahap Ke II , Kapolda Sulsel Optimis Target 63.900 Dosis Terpenuhi
BACA JUGA  Polrestabes Medan Melakukan Supervisi Operasi Anti Narkotika Toba 2021

Tapi ternyata sampai jam 12 malam, saya baru sampai gantole, benar-benar membuat saya frustrasi”. ujar Lili saat diwawancarai oleh awak media Radar BI dilapangan.

Polres Cianjur Iptu M. Achyar, menyatakan, bahwa untuk jalur arah Cianjur menuju Puncak di pertigaan asten telah di tutup dan diarahkan ke jalur menuju Sukabumi dan Jongol.

Kemacetan di jalur puncak kali ini merupakan yang terparah pada masa pandemi tahun ke dua di tahun 2022, ujarnya.

BACA JUGA  Polda Sumut Musnahkan Barang Bukti Narkoba 7,2 Kgs
BACA JUGA  Buka Rakernis Tahun 2022, Kapolri Tekankan Brimob Harus Jadi Teladan di Masyarakat dan Institusi

Sementara itu, dihalaman sosial media, Twitter, kata Puncak menempati trending. Hal itu lantaran banyak video viral mengenai kondisi macet parah di kawasan Puncak.

Seperti dari video yang diunggah oleh salah satu akun Twitter @EsTeh_28. Dalam video pendek itu terlihat antrian pengendar motor yang mengular.

Video lain juga menunjukkan atrian yang sangat panjang di kawasan Puncak pada siang hari tadi. Mobil dan motor tak bergerak.

Kemecatan tidak hanya terjadi pada siang tadi. Hingga jelang malam, kemacetan masih terjadi di sejumlah titik di kawasan Puncak, Bogor.

BACA JUGA  Bocah 8 Tahun Hilang Terseret Ombak di Pantai Sodong Adipala
BACA JUGA  Presiden Joko Widodo Minta Polri Kawal Investasi: Jika Kapolda Tak Bisa Mengawal, Ganti!

Bahkan salah satu warga menuliskan bahwa ia sudah terjebak selama 8 jam di kawasan Puncak, tepatnya di Taman Safari ke arah Jakarta. (Aj)

Facebook Comments

Artikel sebelumyaSebanyak 669 Kepala Keluarga di Desa Karang Harja Dapatkan Bantuan Dari Pemerintah
Artikel berikutnyaBPNT 2022 Disalurkan Lewat Pos, Pemdes Karang Segar Minta Digunakan untuk Kebutuhan Pangan