Radar Berita Indonesia | Ikatan Alumni SMA Negeri 5 Padang Angkatan 1992 kembali menunjukkan kepedulian sosialnya dengan menggelar acara berbuka puasa bersama serta penyerahan santunan untuk anak yatim-piatu pada Sabtu, 22 Maret 2025.
Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Infaq Peduli dan Berbagi, yang rutin diadakan setiap tahun sebagai bentuk solidaritas antar alumni serta kepedulian terhadap anak-anak yatim dari alumni angkatan 1992.
Alumni SMA Negeri 5 Padang Angkatan 1992 menunjukkan kepedulian sosial yang luar biasa dengan mengadakan kegiatan berbuka puasa bersama dan memberikan santunan kepada anak-anak yatim dari sesama alumni yang telah berpulang.
Dalam sambutannya, Ketua Alumni Angkatan 1992, Amrizal Rengganis mengungkapkan bahwa kegiatan ini bukan hanya sekadar ajang berbagi, tetapi juga momen untuk mempererat tali silaturahmi antar alumni dan memperkuat nilai kebersamaan.
Dengan dana donasi sebesar Rp.23 juta yang terkumpul dari berbagai daerah, mereka membagikan 93 paket sembako serta uang tunai kepada anak-anak almarhum dan almarhumah alumni 1992, ujarnya Camat Nanggalo ini.

Selain Ketua Alumni Angkatan 92, Amrizal Rengganis juga Ketua IKA Smanli Lintas Angkatan, mengungkapkan bahwa kegiatan ini telah menjadi tradisi tahunan sebagai bentuk solidaritas dan kepedulian antar alumni.
Selain santunan kepada anak yatim, alumni juga aktif dalam membantu sesama yang sedang sakit serta korban bencana alam.
Selain berbagi, mereka juga mendoakan para alumni yang telah mendahului, dengan harapan agar mereka mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah, ujarnya Amrizal Rengganis Putra Kuranji.
Ke depan, alumni angkatan 1992 berkomitmen untuk terus melanjutkan program kepedulian sosial ini, tidak hanya dalam bulan Ramadan, tetapi juga dalam berbagai bentuk bantuan, seperti mendukung sesama alumni yang sedang sakit serta membantu korban bencana alam.
Acara ini mendapat sambutan positif dari seluruh alumni dan penerima manfaat, yang merasa terbantu dan diperhatikan oleh keluarga besar SMA Negeri 5 Padang Angkatan 1992, tuturnya.
Sementara itu, Dian Arianto menunjukkan dedikasi dan kepedulian tinggi terhadap sesama dengan menghadiri acara silaturahmi Alumni SMA Negeri 5 Padang, meskipun berdomisili di Batam.
Kehadirannya dalam acara buka puasa bersama anak yatim piatu dan alumni angkatan 1992 mencerminkan komitmen untuk menjaga kebersamaan dan berbagi rezeki, tuturnya.

Tak hanya itu, Dian juga memberikan donasi kepada anak yatim piatu dari alumni SMA Negeri 5 Padang, sebuah langkah nyata dalam mempererat solidaritas antar sesama.
Ia berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan semakin banyak alumni yang berpartisipasi dalam tahun-tahun mendatang.
Ucapan terima kasihnya kepada para alumni yang hadir maupun yang telah berkontribusi, meskipun tidak bisa datang langsung, menunjukkan sikap menghargai kebersamaan dan gotong royong, ujarnya.
Dian juga mendoakan agar seluruh alumni selalu diberikan kesehatan, kesuksesan, dan keberkahan dalam kehidupan mereka.
Kegiatan ini menjadi contoh inspiratif bagaimana alumni sebuah sekolah bisa tetap saling mendukung dan berbagi kebahagiaan dengan mereka yang membutuhkan, ujarnya.
Perwakilan anak yatim, Raihana Syafa, yang merupakan orang tua dari Faiza Faisal dan Alm. Syamsul Hidayat, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada Bapak/Ibu Alumni SMA Negeri 5 Padang angkatan 1992 atas terselenggaranya acara buka puasa bersama.
Raihana Syafa mengungkapkan bahwa perhatian dan kepedulian alumni yang telah berbagi rezeki dengan anak-anak yatim piatu sangat berarti bagi mereka.

Raihana Syafa juga berharap agar kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut di tahun-tahun mendatang, memberikan manfaat yang lebih luas bagi mereka yang membutuhkan.
Sebagai ungkapan syukur, ia dan para anak yatim mendoakan agar seluruh alumni senantiasa diberikan kesehatan, umur panjang, dan keberkahan dalam kehidupan mereka.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa kepedulian dan kebersamaan tetap hidup di antara para alumni, memberikan dampak positif bagi sesama, pungkasnya.
Penulis: Dedi Prima Maha Rajo Dirajo.


