Beranda UMUM Direktorat Intelkam Polda Sumsel Gelar FGD Penguatan Ideologi Pancasila

Direktorat Intelkam Polda Sumsel Gelar FGD Penguatan Ideologi Pancasila

Palembang, Radar BI | Direktorat Intelkam Polda Sumatera Selatan (Sumsel) menggelar kegiatan Fokus Group Discussion (FGD), guna menguatkan ideologi pancasila dan pengawasan kelompok intolerasi secara komprehensif. Bertempat di Lotus Room Hotel Airish Palembang, Jum’at (27/05/2022).

Kegiatan dan acara ini di buka serta dipimpin langsung oleh Direktur Intelkam Polda Sumsel Kombes Pol Iskandar F. Sutisna, S.Ik.,M.Si., dengan tema “Penguatan Ideologi Pancasila Dan Pengawasan Kelompok Intoleran Secara Komprehensif”.

Kapolda Sumsel, Irjen Pol Drs Toni Harmanto MH melalui Direktur Intelkam, Kombes Pol Iskandar F Sutisna, SIK,. M.Si mengatakan, bahwa selain personel Polri kegiatan ini juga mengajak sinergitas antar lembaga, masyarakat, dan ormas untuk bersama bersinergi dalam meningkatkan pemahaman ideologi pancasila di Sumsel.

BACA JUGA  Kapolda Sumut dan Komnas HAM Tinjau Kerangkeng Manusia di Rumah Bupati Langkat
BACA JUGA  Kapolda Sumsel Menghadiri Rakor Agenda Arahan Presiden RI Secara Virtual
Direktur Intelkam, Kombes Pol Iskandar F Sutisna, SIK,. M.Si.

“Kita sangat berharap kegiatan ini dapat membawa kebaikan bagi terciptanya Kamtibmas yang lebih kondusif di wilayah hukum Polda Sumsel,” ungkapnya kepada wartawan.

Dirinya menjelaskan, bahwa Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah mengeluarkan program Prioritas, dimana satu programnya adalah pementapan kinerja Harkamtibmas.

“Demi mewujudkan program ini, kita memiliki tugas dan tanggung jawab dalam rangka penguatan pancasila sebagai ideologi negara, hal itulah yang mendorong kita mengangkat tema tersebut dalam kegiatan kali ini,” ujarnya.

BACA JUGA  Satu Tahun Tidak Bertemu, Sugandi Dapatkan Istrinya Sudah Menikah dengan Pria Lain
BACA JUGA  Petani Meninggal Dunia Tersetrum Listrik Jebakan Tikus, Polisi Tangkap Tersangka

Oleh karena itu dalam menghadapi permasalahan tesebut tentunya Polri khususnya Polda Sumsel dan jajaran tidak dapat bekerja sendiri dalam menanggulangi dan meminimalisir permasalahan yang terjadi.

“Untuk itu kita mengajak pemerintah daerah, para ulama dan stakeholder hingga berbagai elemen masyarakat lainnya untuk ikut serta dalam rangka penguatan pancasila sebagai ideologi negara,” jelasnya.

Dirinya menuturkan, bahwa di wilayah Sumsel untuk situasi Kamtibmas secara umum dalam keadaan aman dan kondusif. “Hal ini dapat kita lihat dari roda pemerintahan dan pembangunan yang dapat berjalan dengan lancar,” ungkapnya.

BACA JUGA  Ditresnarkoba Polda Sumsel Berhasil Menyelamatkan Anak Bangsa Sebanyak 17.326 Jiwa
BACA JUGA  Ditrenarkoba Polda Sumsel Blender 1/5 Kg Sabu dan 235 Ekstasi

Oleh karena itu pemerintah telah menyiapkan upaya dan strategi penguatan ideologi pancasila, meredukasi paham intolerancdan radikalisme demi terwujudnya situasi Kamtibmas yang kondusif.

“Tetapi hal ini kita pandang masih perlu sinergitas antar lembaga masyarakat dan ormas untuk menghasilkan kebijakan yang dapat diakomodir oleh seluruh masyrakat,” aku dia.

Untuk peserta FGD sendiri yakni lima orang dari Organisasi Pemuda Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Sumsel, lima orang dari GP Ansor Sumsel, lima orang dari Organisasi MPW Pemuda Pancasila (PP) Sumsel, lima orang dari Organisasi Pemuda Mapancas Sumsel dan lima orang dari Front Pembauran Kebangsaan (FPK) Sumsel.

BACA JUGA  Resmi Jadi Pangkostrad, Dudung Abdurachman Pamit ke Polda Metro Jaya
BACA JUGA  Sumsel Urutan Kedua Tingkat Penyalahgunaan Narkoba Tertinggi di Indonesia

Dalam kegiatan ini turut menghadirkan narasumber yakni Kadiknas Sumsel yang diwakili oleh Kabid SMA Dr Parmin,SPd, Awaluddin, Kakan Kemenag Sumsel diwakili kasubbag umum dan Humas Dr. H. Syaifuddin, SAg.,MSI, Kaban Kesbangpol Sumsel yang diwakili oleh Kabid Politik Kurniawan Kantinoko dan ketua MUI Sumsel, diwakili Sekretaris MUI Drs. KH. Farid Alyidrus.(Suherman)

Facebook Comments

Artikel sebelumyaPolisi Tangkap AM Saat Produksi 720 Miras Oplosan
Artikel berikutnyaPolri Imbau Masyarakat Waspadai Pengumpulan Dana Teroris Berkedok Sumbangan Kemanusiaan