Beranda KRIMINAL Polisi Tangkap AM Saat Produksi 720 Miras Oplosan

Polisi Tangkap AM Saat Produksi 720 Miras Oplosan

Palembang, Radar BI | Anggota Unit IV Subdit I Tipid Indagsi Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Selatan ungkap kasus minuman keras (miras) oplosan.

Pelakunya yakni Abin Marpala tertangkap tangan sedang memproduksi miras oplosan di rumah produknya di Jalan Perjuangan Blok Q, nomor 208, Kecamatan Alang-alang Lebar, Palembang, Kamis (19/5/2022) sekitar pukul 18.30 WIB.

BACA JUGA  Gagalkan Penyelundupan Miras Ilegal dari Singapore, Bea Cukai Tanjung Pandan Selamatkan Potensi Kerugian Negara Rp.16,8 Miliar
BACA JUGA  Jelang Nataru 2022, Polres Fakfak Imbau Masyarakat Tetap Jaga Protokol Kesehatan Dalam Rangka Cegah Penularan Covid-19

Direktur Ditreskrimsus Polda Sumsel, Kombes. Pol. M Barly Ramadhani didampingi Kasubbid Penmas Bid Humas, AKBP. Erlangga mengatakan, bahwa anggotanya telah menangkap tangan pelaku saat melakukan produksi miras oplosan mansion house jenis whisky dan volka.

“Dari tangan pelaku anggota kita menyita sebanyak 715 botol miras oplosan beserta bahan dan alat yang digunakan untuk membuat miras oplosan tersebut,” ujarnya, Jumat (27/5/2022).

Dirinya menjelaskan, bahwa bahan yang digunakan dalam pembuatan miras oplosan ini terdiri dari air mentah, alkohol dan pewarna makanan.

Direktur Ditreskrimsus Polda Sumsel, Kombes. Pol. M Barly Ramadhani didampingi Kasubbid Penmas Bid Humas, AKBP. Erlangga.
BACA JUGA  Dicekoki Miras, Gadis Belia Usia 16 Tahun Digilir Empat Orang Pria
BACA JUGA  Bukan Ganjar atau Prabowo, Sosok Ini Yang Bisa Hentikan Langkah Anies Baswedan di Pilpres 2024

Untuk bahan-bahannya sendiri pelaku membelinya dari seseorang yang ada di Jakarta. “Untuk botol volka dari keterangan pelaku ke anggota kita bahwa ia membelinya dari tempat barang-barang bekas,” katanya.

Untuk pemasarannya sendiri pelaku menyasar warung-warung di daerah Palembang, Lubuk Linggau, dan Jambi. “Minuman oplosan ini dari keterangan pelaku sudah beredar dalam satu minggu belakangan,” aku dia.

Perharinya pelaku mampu memproduksi 715 hingga 720 botol per harinya dengan harga per botolnya Rp 11.000. “Pelaku dalam aksinya melakukan sendirian sehingga statusnya merupakan pelaku utama dalam memproduksi miras oplosan ini,” aku dia.

BACA JUGA  Jual Miras Oplosan Pria Asal Jakarta Diamankan Polresta Denpasar
BACA JUGA  Operasi Pekat Kieraha 2021, Polda Malut Musnahkan Ribuan Liter Miras

Atas ulanya pelaku terancam pasal 8 ayat (1) huruf e dan f undang-undang Republik Indonesia (RI) nomor 8 tahun 1999 tentang perlindungan konsumen dengan ancaman penjara selama lima tahun.

Sementara itu, pelaku Abin mengaku telah melakukan bisnis muras oplosan ini seminggu terakhir. “Saya sudah satu minggu terakhir melakukan bisnis itu dan belajar dari teman,” ungkapnya.

Sedangkan untuk campurannya sendiri alkohol setengah dari dirigen besar, air mentah satu dirigen besar. “Khusus jenis whisky saya campurkan pewarna makanan, sementara untuk marketnya, saya jual ke daerah Jambi, Palembang dan Lubuklinggau,” tutupnya.

Facebook Comments

Artikel sebelumya8 Rumah Terbakar di Kampung Jao, Tokoh Masyarakat Tionghoa Tuako Alam Mengucapkan Terimakasih atas Bantuan Irwan Basir
Artikel berikutnyaDirektorat Intelkam Polda Sumsel Gelar FGD Penguatan Ideologi Pancasila