Radar Berita Indonesia – Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Ikatan Keluarga Minang (IKM) Tangerang Selatan, Ir. H. Novrial Asam Saini, S.Pd, mengadakan pertemuan sekaligus silaturahmi bersama calon pengurus di Sekretariat IKM, Jalan Tegal Rotan – Bintaro, pada Sabtu (23/8/2025) pukul 13.00 WIB.
Dalam sambutannya, Novrial menyampaikan bahwa pertemuan ini menjadi momentum persatuan warga Minang di Tangerang Selatan, di bawah satu bendera DPD IKM Tangsel yang resmi terbentuk pada Juli 2025.
Ia juga menegaskan, kepengurusan periode 2025–2030 akan difokuskan untuk merangkul seluruh warga Minang di wilayah tersebut.
“Pengurus harus mampu menghadirkan kegiatan yang menyentuh semua lapisan masyarakat Minang di Tangerang Selatan, sekaligus menjadikan IKM sebagai mitra strategis pemerintah daerah,” ujarnya.
Novrial juga menekankan pentingnya semangat persatuan melalui slogan “Minang menjemput yang tertinggal maupun yang terserak.” Frasa ini, menurutnya, menggambarkan tekad untuk menghimpun, merangkul, dan mempererat tali silaturahmi antarwarga Minang di perantauan.
Makna slogan tersebut dijabarkan sebagai berikut:
– Menjemput yang tertinggal: mengajak anggota masyarakat Minang yang lama tidak terlibat dalam kegiatan komunitas atau merasa terasing.
– Mengumpulkan yang terserak: menyatukan warga Minang di manapun mereka berada untuk memperkuat rasa persaudaraan.
– Semangat persatuan: menekankan kebersamaan dan kepedulian antarperantau demi menjaga marwah Minang.

Dengan hadirnya pengurus baru, Novrial berharap DPD IKM Tangsel tidak hanya menjadi rumah bagi warga Minang, tetapi juga berkontribusi nyata, baik di Tangerang Selatan maupun dalam pembangunan Sumatera Barat.
“Ke depan, kita ingin DPD IKM Tangsel menjadi organisasi inklusif, terbuka, dan profesional. Selain menjadi wadah silaturahmi, kita juga siap menyumbangkan gagasan untuk pembangunan daerah,” tegasnya.
Selain itu, Novrial menuturkan bahwa IKM Tangsel ke depan juga akan memperkuat kerja sama dengan berbagai paguyuban Minang di perantauan, baik tingkat kota maupun nasional.
Hal ini bertujuan agar setiap program kerja dapat bersinergi, saling mendukung, serta memberi manfaat lebih luas bagi warga Minang di seluruh Indonesia.
Ia menambahkan, kontribusi perantau Minang selama ini sudah terbukti dalam berbagai bidang, mulai dari pendidikan, ekonomi, budaya, hingga sosial. Dengan wadah DPD IKM Tangsel, diharapkan seluruh potensi tersebut bisa dihimpun untuk kemajuan bersama.
“Banyak tokoh Minang di perantauan yang memiliki kapasitas dan pengalaman. Jika semua ini kita satukan, saya yakin kita bisa memberi warna dan manfaat besar, tidak hanya bagi warga Minang tapi juga masyarakat Tangerang Selatan,” ungkap Novrial.
Suasana pertemuan yang hangat dan penuh keakraban itu menjadi awal yang baik bagi pengurus baru.
Antusiasme para peserta juga terlihat dari banyaknya usulan program yang diajukan, mulai dari bidang seni budaya, pendidikan, sosial kemasyarakatan, hingga program ekonomi produktif.
Dengan semangat kebersamaan, DPD IKM Tangsel diharapkan mampu menjadi organisasi yang solid, bermanfaat, serta menjadi perekat persaudaraan Minang di rantau.
Acara ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah antar pengurus serta undangan.
Editor: Dedi Prima Maha Rajo Dirajo.



https://shorturl.fm/matoV
https://shorturl.fm/IK7UL