Beranda KRIMINAL KPK Pindahkan 10 Anggota DPRD Muara Enim ke Rutan Kelas 1 A...

KPK Pindahkan 10 Anggota DPRD Muara Enim ke Rutan Kelas 1 A Palembang

Radar BI, Palembang | Akhirnya setelah sebelumnya mengajukan permohonan untuk melakukan sidang secara off line kepada Majelis Hakim, terkait pemindahan 10 terdakwa tersebut akhirnya dikabulkan oleh Majelis Hakim.

Pengajuan permohonan pemindahan tahanan tersebut diajukan oleh tim penasehat hukum. Masing – masing terdakwa, dalam sidang yang digelar beberapa hari yang lalu di Pengadilan Negeri (PN) Tipikor Palembang.

Akhirnya ke sepuluh anggota DPRD yang berstatus terdakwa yang terjerat dalam kasus dugaan korupsi resmi dilimpahkan ke Rumah Tahanan (Rutan) Kelas 1A Palembang, Selasa (08/02/2022).

BACA JUGA  Jadi Tersangka Korupsi, Dirut Perumda Pembangunan Sarana Jaya Lansung Ditahan Rutan KPK
BACA JUGA  Nurhadi Korupsi Rp.35,72 Miliar¬†Hanya Divonis 6 Tahun Penjara, Jaksa KPK Ajukan Banding

Kesepuluh terdakwa kasus dugaan korupsi tersebut yang sebelumnya adalah anggota DPRD Kabupaten Muara Enim diantaranya, Indra Gani, Ihsak Joharsa, Piardi, Subhan, Mardiansah, Fitrianza, Marsito, Muhardi, Ari Yoca Setiaji dan Ahmad Reo Kesuma.

Untuk diketahui, Sebelumnya 10 terdakwa anggota DPRD Muara Enim menjadi tahanan KPK RI dalam kasus Dugaan Korupsi penerimaan fee proyek dari Reza Okta Fahlevi terkait pengerjaan 16 paket proyek di Dinas PUPR Muara Enim APBD tahun 2019.

BACA JUGA  Polres Tanjung Balai Berhasil Bongkar Sindikat Curanmor dan Penadah
BACA JUGA  Polda Riau Berhasil Ungkap Peredaran Narkoba dengan Modus Drive Thru

Selaku Kuasa Hukum dari Marsito, Ari Yoca Setiadi dan Piardi, Husni Candra SH.MH saat dikonfirmasi Selasa (8/2/2022) mengatakan” ya Benar klien kita dipindahkan ke Rutan Pakjo Palembang.

Lanjut Husni proses pemindahan tahanan tersebut, cukup membantu akses hubungan antara Kuasa Hukum dan klien.

“Selain itu, akses keluarga yang bersangkutan juga lebih mudah untuk berkomunikasi,” ujarnya.

BACA JUGA  Lebaran Hari Kedua, Kematian Akibat Covid-19 di Yogyakarta Naik 3 Kali Lipat Dalam Sepekan
BACA JUGA  Bupati Nganjuk Kena OTT, Bareskrim: Wujud Sinergitas KPK dan Polri Pertama Kali

Husni menyatakan, untuk teknis dan prosedur persidangan berdasarkan hasil putusan Pengadilan Negeri Palembang, Ia juga menyatakan bahwa besok merupakan sidang putusan sela eksepsi dari kliennya.

“Terkait sidang saksi nanti mungkin dilaksanakan secara offline,” ujarnya singkat.

Facebook Comments

Artikel sebelumyaSoerjo Hartono: Stok Pupuk Bersubsidi di Sumsel Aman
Artikel berikutnyaDelfian, SH Ketua DPC BAI Kota Langsa Siap Bersinergi Antar Aparat Penegak Hukum