Beranda INFO POLRI Kapolda Aceh Harap OJK Awasi Aktivitas Pinjaman Online

Kapolda Aceh Harap OJK Awasi Aktivitas Pinjaman Online

0
429
Radar BI – Banda Aceh | Kapolda Aceh Irjen Pol Drs. Ahmad Haydar, S.H., M.M. berharap Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Aceh untuk terus mengawasi setiap aktivitas pinjaman online agar jangan sampai merugikan masyarakat.

Harapan tersebut diutarakan Ahmad Haydar melalui keterangan persnya, setelah menerima audiensi Ketua Dewan OJK Aceh, Senin (15/11/2021) di Mapolda Aceh.

Ahmad Haydar menyebutkan, sekarang ini pinjaman online menjadi momok yang sangat menakutkan bagi masyarakat karena kerap tertipu dan terjerat tindak pidana keuangan melalui pinjaman online.

BACA JUGA  Irwan Basir Resmi Daftar Ketua LKAAM Padang, KAN Kuranji Tegaskan Cegah Dualisme Kepemimpinan Adat
BACA JUGA  Bantu Kesulitan Warga, Satgas Yonif 721/Mks Bangun Honai dan Rumah

Pihaknya juga mengaku, sering menerima laporan dari masyarakat yang merasa tertipu dengan pinjaman online yang dilakukan oleh pihak-pihak yang tidak memiliki izin pengkreditan yang sah.

“Banyak laporan masyarakat yang tertipu dan terjerat bunga tinggi oleh pihak peminjam secara online serta ditekan dengan berbagai cara untuk mengembalikan pinjamannya,” kata Ahmad Haydar.

Ia berharap, pihak OJK sebagai otoritas resmi di bidang tersebut untuk terus melakukan pengawasan terhadap penyelenggara fintech, khususnya pinjaman online.

BACA JUGA  Modus Dokter Palsu: Klinik Aborsi Ilegal Beroperasi 3 Tahun, 361 Pasien Jadi Korban
BACA JUGA  Mudik Lebaran Dilarang, Polda Metro Jaya Siapkan 31 Titik Pos Penjagaan Strategis

“Harus diawasi dengan ketat. Bila perlu dipublikasi setiap penyelenggara pinjaman online yang legal, supaya masyarakat tau lembaga pinjaman online yang tepat,” ujar mantan Kapuslabfor Polri tersebut.

“Apalagi di saat pandemi Covid-19 sekarang ini, banyak masyarakat yang terdampak pandeminya memilih jalur pinjaman online,” imbuhnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol. Winardy, S.H., S.I.K., M.Si. ikut menjelaskan, kedatangan pihak OJK bertujuan untuk melakukan kerja sama di bidang pengawasan dan penindakan terhadap kejahatan digitalisasi keuangan.

BACA JUGA  Ketua MUI Sulsel Anregurutta KH. Sanusi Baco Meninggal Dunia
BACA JUGA  Jokowi Sebut Bahwa Dunia Tengah Hadapi Tantangan yang Berat
Radar Berita Indonesia
Photo bersama.

Selain itu, katanya, OJK juga membahas tentang maraknya pinjaman online yang kerap merugikan masyarakat.

“Tujuan audiensi OJK hari adalah untuk melakukan kerja sama dan membahas tentang pinjaman online yang lagi marak serta sudah merugikan masyarakat,” pungkasnya. Sumber:humaspoldaaceh. Lp (Syamsul)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini