Khatam Qur’an dan Lomba Qasidah Rebana, Irwan Basir: Melahirkan Generasi Muda Tangguh di Mushalla Nurul Yaqin

0
204
Ketua DPD LPM Kota Padang Irwan Basir, SH, MM Datuk Rajo Alam.
Padang, Radar BI | Ketua DPD LPM Kota Padang Irwan Basir, SH, MM Datuk Rajo Alam dalam rangka penutupan wisuda Iqra, khatam Alqur’an dan lomba qosidah rebana tingkat MDTA, remaja Masjid, Mushalla dan majelis taklim se-Kota Padang.

Pantauan awak media di lapangan, masyarakat antusias menyambut kehadiran Irwan Basir Datuk Rajo Alam. Bertempat di Mushalla Nurul Yaqin Parak Tabu, Kelurahan Koto Lalang, Kecamatan Lubuk Kilangan, Minggu (26/6/2022) Malam.

BACA JUGA  Indonesia Optimistis Lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2024
BACA JUGA  Kota Parepare Dilanda Cuaca ekstrem Kapolres Parepare Himbau Masyarakat Tetap Waspada

Irwan Basir menyampaikan, saat ini sudah mulai termarginilkan oleh masyarakat, khususnya generasi muda kesenian yang bernafaskan Islam. Untuk itu mari kita bangkitkan lagi qasidah rebana sejak dini.

Radar Berita Indonesia
Penutupan wisuda Iqra, khatam Alqur’an dan lomba qosidah rebana tingkat MDTA, remaja Masjid, Mushalla dan majelis taklim se-Kota Padang.

Sebagai Ketua LPM Padang, kami sangat mengapresiasi kegiatan syiar agama Islam kepada generasi muda dalam kegiatan ini juga mengembangkan rasa kepedulian sosial kemasyarakatan bidang keagamaan. Sebab, sudah merosotnya nilai-nilai agama pada generasi muda akibat pengaruh zaman digitalisasi dan teknologi IT saat ini.

BACA JUGA  Jelang Malam Natal, Polisi Lakukan Sterilisasi di Gereja se-Kabupaten Majalengka
BACA JUGA  Bareskrim Polri dan LPSK Bersinergi Upayakan Restitusi bagi 7.000 Korban Investasi Bodong Net89

“Sebaik-baiknya manusia, ialah orang yang selalu belajar dan dikalbunya ada Alqur’an. Alqur’an diturunkan sebagai obat dan kompas untuk kehidupan dunia wal akhirah,” Imbuhnya.

Irwan Basir berpesan, Khatam Al-Qur’an bagi santri TPQ-TQA atau MDTA adalah bertujuan untuk mengevaluasi para santri sudah sejauh mana santri tersebut menghafal atau memahami Al-Qur’an.

“Khatam Al-Qur’an bukan berarti para santri sudah selesai belajar Al-Qur’an. Akan tapi sebaliknya mereka dituntut untuk lebih terus belajar membaca Al-Qur’an dan memahaminya,” ujarnya.

Radar Berita Indonesia
Poto bersama para pemenang.
BACA JUGA  Pasca Deklarasi Anies-Cak Imin, AHY: Koalisi Harus Memiliki Cara Pandang Visi dan Etika Politik
BACA JUGA  Korban Penganiayaan Pesta Miras Tak Menuntut, Terselesaikan Berkat Tiga Pilar Desa Aliyan

Lebih lanjut, orang nomor satu di LPM Kota Padang sejauh ini mereka anak-anak kita merasa kalau sudah di-khatam mereka sudah tidak perlu belajar mengaji dan ini adalah sebuah pemahaman yang keliru sekali. Justru, lebih ditingkatkan sebab tantangan zaman semakin keras.

Khatam Al- Qur’an dan lomba qasidah rebana juga akan melahirkan generasi muda yang Qur’ani, agamis dan mencintai Al-Qur’an juga Islam secara kaffah. Selanjutnya, agama dan alqir’an merupakan benteng juga filterisasi untuk menjadikan manusia yang bermanfaat dalam level apapun.

Dengan belajar Al-Qur’an anak-anak akan mengerti dan memahami kandungan isi yang ada dalam kitab suci tersebut. Jika mereka sudah hafal Al-Qur’an dan memahminya itu sebagai benteng diri untuk kearah yang lebih baik.

BACA JUGA  Polisi Ringkus 2 Pelaku Pembunuhan Siswi SMP di Mojokerto
BACA JUGA  Gapensi Padang Dukung Penuh Hendri Septa-Hidayat di Pilkada Padang 2024

Terakhir, marilah kita sokong dan dukung bersama kegiatan religi sebagai bentuk mensyiarkan ajaran agama Islam secara kontiniu kepada anak generasi muda, pungkasnya. (Dp/Hr1)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini