Beranda INFO POLRI Motif Sakit Hati ke Polisi, NA Terancam Hukuman Mati Karena Sate Beracun...

Motif Sakit Hati ke Polisi, NA Terancam Hukuman Mati Karena Sate Beracun Sianida

Sakit Hati
Pengirim sate ayam yang mengandung racun sianida bernama Nani Apriliani Nurjaman (berusia 25 tahun) atau NA alias Tika, beralamat kartu tanda penduduk (KTP) di Desa Buniwangi, Kecamatan Palasan, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, terancam hukuman mati dan motif pelaku karena sakit hati.

Dir Reskrimum Polda DIY Kombes. Pol. Burkan Rudy Satriya mengatakan, motifnya sakit hati karena ternyata targetnya, yakni T, menikah dengan orang lain.

Sempat beredar kabar bahwa target kiriman, yakni T, merupakan polisi. Namun, Burkan tidak menjawab secara gamblang.

BACA JUGA  Berikut Ini 14 Titik-titik Pos Penyekatan Pemudik di Jalur Selatan Jawa

“Pernah berhubungan dulu sebelum nikah. Target T sedang kita dalami. (Profesi target) Pegawai negeri,” kata Burkan di Mapolres Bantul kepada awak media, Senin (03/05/2021).

Menurut, Kombes. Pol. Burkan Rudy Satriya mengatakan rencana pembunuhan sudah direncanakan oleh NA alias Tika. Pemesanan racun sudah beberapa hari sebelumnya.

BACA JUGA  Gubernur Gorontalo Rusli Habibie Mensos Emosional Tunjuk - tunjuk Warganya

Pemesanan dilakukan melalui online e commerce atau dagang-el. Racun yang ditaburkan yakni KCn atau kalium sianida. Racun ini yang menyebabkan bocah (berusia 10 tahun) bernama Naba Faiz Prasetya tidak bisa tertolong, warga Salakan, Bangunharjo, Sewon, Bantul, pada hari Minggu (25/04/2021).

Polisi menyita beberapa barang bukti, di antaranya helm, sandal, uang tunai Rp.30.000. (tiga puluh ribu rupiah) dan dua sepeda motor.

BACA JUGA  Kecelakaan Bus Akap Sambodo Rute Padang - Jakarta, 4 Meninggal Dunia di Lokasi Kejadian

Tersangka dijerat Pasal 340 KUHP Sub-Pasal 80 ayat (3) Jo Pasal 76 C Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan UU Nomor 23 tentang Perlindungan Anak, dengan hukuman mati atau paling lama 20 tahun penjara.

Facebook Comments

Artikel sebelumyaTNI-POLRI, dan BIN Bersinergi Dalam Memberantas Aksi Terorisme KKB di Papua
Artikel berikutnya3 Tahun Terakhir, Mahfud MD: 95 Orang Meninggal Dunia Akibat Aksi Kekerasan Kelompk KKB di Papua