Beranda DAERAH Penipuan Berkedok Penerimaan CPNS, Korban Setor Rp.350 Juta, Seorang Terduga Pelaku Oknum...

Penipuan Berkedok Penerimaan CPNS, Korban Setor Rp.350 Juta, Seorang Terduga Pelaku Oknum KPLP Kelas IIA Jember

Penipuan
Diduga melakukan tindak pidana penipuan dan penggelapan dengan dalih penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), oknum WDP yang menjabat sebagai Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KKPLP) Kelas IIA Jember, digelandang oleh aparat Polsek Bangorejo, Polresta Banyuwangi, Senin (03/05/2021) sore.

Oknum penipuan WDP dijemput paksa dari tempatnya berdinas di Lapas Kelas IIA Jalan Panglima Besar Sudirman, Jember.

Data yang berhasil diperoleh media ini, nilai kerugian yang diderita korban seorang warga Desa Temurejo, Kecamatan Bangorejo, berinisial PTM, sebesar Rp.350,- (tiga ratus lima puluh juta rupiah).

BACA JUGA  Gubernur Sumut: Senang Lihat Warga Taati Prokes dan Minta Tetap Patuhi Pemerintah

PTM sendiri merupakan seorang anggota DPRD dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dari Dapil Banyuwangi IV dengan perolehan 12.071 suara pada Pemilihan Legislatif (Pileg) Tahun 2019 lalu.

Sedangkan oknum WDP sendiri terpaksa dijemput paksa lantaran yang bersangkutan setelah sebelumnya tidak mengindahkan panggilan sebanyak dua kali dari aparat Polsek Bangorejo.

Kepala Lapas Kelas II A Jember, Yandi Suyandi menyatakan, penjemputan paksa terhadap bawahannya yang dilakukan aparat Polsek Bangorejo sudah melalui prosedur hukum.

BACA JUGA  Gelar Tes Antigen Gratis, Polsek Pebayuran Jemput Bola Sasar Pemudik

“Bahwa sebagai saksi saat dipanggil 3 kali tidak hadir mungkin terus dijemput paksa. Itu terjadi pada saudara WDP. Dia dibawa ke Polsek Bangorejo, karena masalahnya berada di wilayah hukum Polresta Banyuwangi,” terangnya saat dikonfirmasi awak media pada hari, Senin (03/05/2021).

Sementara beberapa personel Polsek Bangorejo yang melakukan penjemputan terhadap WDP enggan diwawancarai oleh awak media. Bahkan Kapolsek Bangorejo, AKP Mujiono, yang dihubungi media ini melalui saluran telephone seluler maupun WhatsApp pada Senin (03/05/2021) malam, belum memberikan respon.

BACA JUGA  KPK Perpanjang Masa Penahanan Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah 30 Hari Kedepan

Terpisah, Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenkumham Jatim, Krismono, ketika dikonfirmasi melalui saluran WhatsApp pada hari, Senin (03/05/2021) malam terkait penangkapan WDP mengaku belum mendapat laporan. “Kita akan crosscheck dulu,” ujar pejabat nomor satu di Kemenkumham Jatim ini.

Facebook Comments