Beranda INFO POLRI Tipu Nasabah Rp 2 Miliar, Asisten Manager Bank Pemerintah Ditangkap Polisi

Tipu Nasabah Rp 2 Miliar, Asisten Manager Bank Pemerintah Ditangkap Polisi

Nasabah
Polisi membekuk oknum pejabat kantor cabang bank pemerintah di Cileungsi, Kabupaten Bogor. Pelaku menipu nasabah dengan program investasi fiktif dengan kerugian sekitar Rp.2 miliar.

Kapolres Bogor AKBP. Harun mengatakan, aksi penipuan tersebut berawal ketika pelaku berinisial AM menawarkan program investasi kepada salah satu nasabah SS untuk menanamkan modal Rp.1 miliar.

Dari program itu, pelaku mengimingi korbannya bisa mendapat keuntungan Rp.40 juta dalam satu tahun.

“Ketika korban tertarik, pelaku meminta buku tabungan dan ATM korban dengan dalih untuk kepentingan pencairan profit yang sudah dijanjikan,” kata Harun kepada wartawan, Selasa (20/04/2021).

BACA JUGA  TNI-POLRI, dan BIN Bersinergi Dalam Memberantas Aksi Terorisme KKB di Papua

Pada perjalanannya, pelaku sempat memberikan profit sebesar Rp.40 juta tetapi diambil dari uang investasi korban itu sendiri. Korban pun masih percaya hingga akhirnya menyadari uang dalam rekeningnya ludes.

“Uang korban diambil setiap harinya dengan nominal berbeda-beda ditransfer ke rekening pribadi untuk kepentingan tersangka untuk judi online dan usaha sampai sisa rekening korban Rp.1,5 juta,” jelasnya. Lalu, pihak bank menemukan transaksi yang mencurigakan dari korban kepada tersangka.

Dari situ, dibentuklah tim untuk mendalami temuan itu. “Saat korban ditanya pihak bank. Dia tidak pernah mentransfer uang kepada pelaku. Baru diketahui kalau korban terjebak program fiktif yang ditawarkan pelaku. Ini murni akal-akalan pelaku,” ujar Harun.

BACA JUGA  Berikut Kronologi Truk Tabrak Santri Madrasah di Garut, 3 Orang Tewas

Polisi yang turut melakukan penyelidikan, akhirnya menangkap pelaku di wilayah Bandung. Atas perbuatannya, pelaku AM yang diketahui menjabat sebagai asisten manager itu dijerat Pasal 374 KUHP dengan ancaman hukuman lima tahun penjara.

“Ini yang kedua kali dengan cara yang sama, modus sama dan korban sama tapi dengan keuntungan Rp80 juta ketika pelaku di Tambun, Bekasi pada 2018. Jadi sudah dua kali di Bekasi tahun 2018 dan Cileungsi 2019. Kerugian jadi Rp2 miliar,” ucapnya.

BACA JUGA  Polda Riau Berhasil Ungkap Penggelapan Uang Nasabah 1,3 Miliar

Facebook Comments