Beranda DAERAH Perkuat SDM Kebencanaan, BPBD Sumbar Gelar Bimtek Jitu Pasna

Perkuat SDM Kebencanaan, BPBD Sumbar Gelar Bimtek Jitu Pasna

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), makin intens melakukan pengkajian dan perhitungan kebutuhan pascabencana (Jitu Pasna).

Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Sumbar Suryadi Eviontri menyampaikan, kegiatan pelatihan Jitu Pasna ini bertujuan melatih sumber daya manusia (SDM) yang profesional. Terutama dalam menghitung, mengkaji, dan membuat dokumen kebutuhan pascabencana.

Suryadi menjelaskan, Bimtek Jitu Pasna ini telah dilakukan sejak 2017 lalu. Totalnya sudah 960 aparatur nagari (desa) atau kelurahan yang ikut bimtek ini dari sekitar 1.400 nagari di Sumbar. Kemudian Jitu Pasna sudah melahirkan 42 angkatan dari berbagai unsur instansi, baik pemerintahan maupun swasta.

BACA JUGA  Bimtek Jitu Pasna BPBD Tahun 2021, Suryadi Eviontri: Kehadiran Disini Terpanggil Tugas Kemanusiaan
BACA JUGA  Bimtek Jitu Pasna 2021, Suryadi Eviontri: Tugas Kemanusian Tidak Memandang Pekerjaan dan Status

“Jitu Pasna 2021 ini tahun keempat sejak 2017 lalu. Tahun 2021 tidak dilaksanakan karena pandemi COVID-19. Hingga saat ini sudah 42 angkatan, dengan ratusan orang nagari yang dilatih,” kata Suryadi, Minggu (12/09/2021).

Dikatakan Suryadi, Bimtek Jitu Pasna ini bertujuan melatih peserta agar mampu membuat dokumen pengkajian kebutuhan pascabencana. Mulai dari data, hingga menyusun dokumen yang bisa dijadikan patokan terkait kebutuhan pascabencana yang lebih cepat dan akurat.

Menurutnya, semakin cepat dokumen disusun, tentu akan semakin cepat pula kebutuhan pascabencana diserahkan pemerintah melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Pasalnya, data yang disusun tim Jitu Pasna ini akan menjadi patokan penyerahan bantuan.

BACA JUGA  Jitu Pasna Angkatan IV Resmi Ditutup, Suryadi Eviontri: Saatnya Merajut Kembali Rasa Kemanusiaan
BACA JUGA  Bimtek Jitu Pasna Angkatan IV di Batu Sangkar, Suryadi: Peserta Dilatih Agar Mampu Membuat Dokumen Pengkajian Kebutuhan Pasca Bencana

“Jadi dengan banyaknya yang sudah Bimtek Jitu Pasna ini, kita harap data yang didapat semakin cepat dan valid. Sebab dari masyarakatlah kita tahu data yang sebenarnya, bukan lagi menerka-nerka,” ujarnya.

Diketahui, kegiatan Jitu Pasna 2021 ini akan dilaksanakan 8 angkatan. Khusus untuk angkatan 1-4 telah dilaksanakan sejak 6 September hingga 16 September 2021 nanti. Terdiri dari BPBD Provinsi, kabupaten/kota, aparatur nagari (desa), kelurahan relawan peduli bencana, dan jurnalis peduli bencana.

BACA JUGA  Malaysia Darurat Covid-19, Kapolri Perintahkan Perbatasan Diperketat

“Dari tanggal 6-16 itu untuk empat angkatan. Setidaknya 60 orang jurnalis dari berbagai media massa yang dilibatkan,” imbuhnya.

Facebook Comments